Kasatlantas Maulidi Prawira Husin : H+3 Operasi Patuh Mansinam Selesai, Lebih Ke Edukasi Masyarakat Tertib Berlalulintas

oleh -386 Dilihat
Oplus_16908288

MANOKWARI, PapuaStar.com-Oprasi Patuh Mansinam 2026 Polresta Manokwari melaksanakan sejak 26 Oktober sampai 8 November 2026 selama 14 hari, oprasi kali ini lebih ke edukasi masyarakat yang tidak tertib lalulintas, di tegur secara lisan, tidak jera tetap melanggar peraturan lalulintas akhirnya secara tertulis, di harapkan semua masyarakat Manokwari lebih tertib berlalulintas, di kantor Kasat lantas Polresta Manokwari, (05/11/2026) sore.

“Kasat Lantas Polresta Manokwari, AKP Maulidi Prawira Husin, S.Tr.K, S.I.K mengatakan, kali ini lebih ke edukasi dan memberikan petunjuk untuk lebih tertib berlalulintas di Manokwari, Oprasi Patuh Mansinam 2026 Tidak menilang kendaraan,” terang Kasat Lantas Polresta Manokwari, AKP Maulidi Prawira Husin, S.Tr.K, S.I.K.

Kata AKP Maulidi Prawira Husin, S.Tr.K, S.I.K sering di dapati masyarakat berlalulintas atau di lampu merah, ada yang terobos lampu merah, tidak tertib, masyarakat bisa ngocengan motor sampai tiga orang, tidak memakai helem, berlawanan arah, mabok sambil berkendara motor, motornya tidak ada kaca spion, ada pun hanya 1 kaca spion saja yang di pasang. Ada saja alasan masyarakat yang dilakukan mereka, padahal berbahaya dan bisa saja terjadi kecelakaan saat itu.

“Edukasi dan Menegur pengendara secara lisan, tidak ada efek jera juga, berarti di tegur secara tertulis, yang dilaksanakan Lantas Polresta Manokwari Oprasi Patuh Mansinam 2026. Namun, yang melangar aturan lalulintas tetap ditindak tegas Ditilang lantas Polresta Manokwari,” beber Kasat Lantas Polresta Manokwari, AKP Maulidi Prawira Husin, S.Tr.K, S.I.K.

Masyarakat yang sering tidak pakai helem tentu saja di tegur, karena oprasi kali ini lebih ke edukasi, tidak jera juga ditegur secara lisan, tidak menilang secara langsung.

“Karena ini lebih ke edukasi ke masyarakat, tolonglah mengerti tata tertib berlalulintas, tolong di pahami apa yang menjadi larangan, jangan sampai sudah kejadian kecelakaan baru menyesal karena tidak tertib berlalulintas,” paparnya kepada Papuastar.com.

Yang menjadi prioritas penilangan bagi Kasat Lantas Polresta Manokwari, AKP Maulidi Prawira Husin, S.Tr.K, S.I.K dan juga bersama anggota dalam operasi yaitu: yang membahayakan pengendara lain, menerobos lampu merah, ugal-ugalan membawa kendaraan, melawan arus lalulintas.

“Lebih banyak yang melangar aturan lalulintas itu motor, sedangkan mobil banyak juga yang di tegur tidak mengunakan seftibel, membawa mobil di atas kecepatan,plat nomor mobil sudah mati,” jelasnya.

Lebih ke mencegah terjadinya hal-hal tidak diinginkan pada lalulintas, edukasi, secara lisan dan secara tertulis itu yang utama.

“Dihimbau kepada masyarakat, lebih bisa mempelajari bertatacara berkendaraan yang baik, anggota Lantas Polresta Manokwari juga, harus memberikan contoh berkendara dengan baik, jangan sampai terjadi kecelakaan yang menimbulkan luka berat dan meninggal dunia sudah banyak terjadi kecelakaan, begitu juga masyarakat diingatkan jangan mengkonsumsi alkohol disaat mengunakan kendaraan, itu yang sering terjadi di Manokwari, jangan sampai angka kecelakaan semakin meningkat tinggi, jaga bersama ketertiban berlalulintas,”pungkas Kasat Lantas Polresta Manokwari, AKP Maulidi Prawira Husin, S.Tr.K, S.I.K.(PS-08)