MANOKWARI, PapuaStar.com-Kepala Kantor SAR (Kakansar) Manokwari Yefri Sabaruddin, S.P., M.A.P. mendapat lahan di daerah Manimeri, Kabupaten Teluk Bintuni, Papua Barat, dengan luas tanah 1 (satu) hektar dan sudah bersertifikat, sedangkan di Teluk Wondama pemerintah berikan lahan 1/2 Hektar, Jumat, (02/10/2026).

“Kepala Kantor SAR (Kakansar) Manokwari saat ini dijabat oleh Yefri Sabaruddin, S.P., M.A.P. menjelaskan, Kondisi Saat Ini Pos SAR Teluk Bintuni sementara menggunakan fasilitas pinjam pakai kantor milik Dinas Perhubungan di area dermaga Jeti Kampung Lama Bintuni, sebelum fasilitas permanen di berikan, lahan hibah tersebut dibangun,” paparnya.
Dengan Tujuan Pembangunan: Mendukung operasional dan kesiapsiagaan pencarian serta pertolongan darurat di wilayah perairan dan daratan Teluk Bintuni, di bawah koordinasi Kantor SAR (Basarnas) Manokwari.
“Memang perlu bangunan fisik kantor Basarnas, untuk personel bekerja secara maksimal, namun, untuk anggaran pembangunan kantor Basarnas di Teluk Bintuni dan Teluk Wondama untuk tahun ini 2026 dan tahun 2027 belum ada usulan dan anggaran,”beber Yefri Sabaruddin, S.P., M.A.P.
Hingga kini masih mengunakan fasilitas peminjaman kantor Kepada personel Basarnas oleh pemerintah setempat di Teluk Wondama dan Teluk Bintuni.
“Karena anggaran terbatas di Basarnas dan sangat minim, lebih diprioritaskan, merawat peralatan yang ada, Operasional oprasi SAR dan peningkatan kualitas SDM personel Basarnas,” jelasnya.
Dikarenakan bencana alam yang luar biasa yang terjadi di Indonesia, beberapa kegiatan yang masih terus diupayakan dengan kemampuan personel masing-masing.
“Hingga kini belum ada anggaran untuk pembangunan fisik kantor Basarnas di Teluk Bintuni dan Teluk Wondama, dimaksimalkan anggaran dari pemerintah setempat dengan segala skala prioritas yang ada,” ucapnya Yefri Sabaruddin, S.P., M.A.P.
Kepala Kantor SAR (Kakansar) Manokwari Yefri Sabaruddin, S.P., M.A.P. berharap, secepatnya ada kantor sendiri pos SAR Teluk Bintuni dan Teluk Wondama untuk personel Basarnas.Kalaupun pemerintah setempat berikan bantuan tentu akan dilakukan secara maksimal keuangan yang diberikan dan akan lebih memprioritaskan gedung yang utama sangat perlu digunakan.
“Karena saat ini gedung di pinjam pemerintah setempat, kalau di rubah tempat itu sangat repot dan menjadi masalah juga ke pemerintah setempat, jadi segala sesuatu di pikirkan, dirawat, dimaksimalkan dan diprioritaskan untuk daerahnya,” pungkas Kepala Kantor SAR (Kakansar) Manokwari Yefri Sabaruddin, S.P., M.A.P.(PS-08)
Post Views: 109