Alami Anemia Hingga Dirawat Inap, Martha Basna Terbantu Layanan JKN

oleh -95 Dilihat

MANOKWARI, PapuaStar.com-Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan terus membuktikan perannya sebagai pelindung kesehatan bagi masyarakat di berbagai penjuru daerah. Manfaat nyata dari program ini salah satunya dirasakan oleh Martha Basna (61), warga Manokwari yang terdaftar sebagai peserta Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK).

Martha mengungkapkan bahwa jaminan kesehatan tersebut tidak hanya dimanfaatkan untuk dirinya sendiri, tetapi juga oleh seluruh anggota keluarganya. Dalam keseharian, ia kerap menggunakan layanan Program JKN untuk mengatasi keluhan ringan, seperti demam atau pusing.
“Saya dulu sering merasa lelah, lemas, dan sulit berkonsentrasi saat bekerja. Tangan dan kaki juga kerap terasa dingin. Awalnya saya mengira itu hanya bagian dari bertambahnya usia dan mencoba mengabaikannya. Namun, kondisi tersebut justru semakin memburuk. Kulit saya terlihat pucat dan rasa lelah tidak kunjung hilang, bahkan hingga mengganggu aktivitas sehari-hari. Setelah memeriksakan diri ke dokter, saya baru mengetahui bahwa saya mengalami anemia,” ungkapnya.
Anemia merupakan kondisi ketika tubuh kekurangan sel darah merah atau hemoglobin yang berperan penting dalam mengangkut oksigen ke seluruh tubuh. Kondisi ini ditandai dengan gejala seperti kelelahan berlebihan, kulit pucat, sesak napas, hingga pusing yang berkepanjangan. Jika tidak segera ditangani, anemia dapat berdampak lebih serius dan memperburuk kondisi kesehatan lainnya.
Martha menuturkan, saat kondisinya semakin memburuk, keluarga segera membawanya ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) untuk mendapatkan penanganan medis.
“Saat itu kondisi saya sangat lemah hingga tampak pucat, sehingga keluarga membawa saya ke IGD. Saya bersyukur karena pelayanan yang diberikan rumah sakit berlangsung cepat dan optimal meskipun menggunakan BPJS Kesehatan. Saya segera mendapatkan penanganan intensif sebelum akhirnya menjalani perawatan inap,” jelasnya.
Selama menjalani perawatan, Martha memastikan bahwa tidak terdapat biaya tambahan yang dibebankan kepada keluarganya di luar ketentuan yang berlaku. Ia juga menilai bahwa proses pengobatan berjalan dengan mudah serta didukung persyaratan yang sederhana.
“Puji Tuhan, semuanya berjalan dengan baik. Kami hanya perlu KTP, tidak banyak persyaratan, dan tidak menunggu lama untuk mendapatkan kamar rawat inap yang nyaman. Kami sangat bersyukur dengan adanya Program JKN, karena tidak perlu lagi memikirkan biaya berobat. Keluarga kami juga sering memanfaatkannya untuk berobat ringan seperti demam dan batuk. Rasanya sayang sekali kalau sudah terdaftar tapi tidak digunakan. Program ini benar-benar sangat membantu kami,” ungkap Martha.
Lebih lanjut, ia berharap kualitas pelayanan di fasilitas kesehatan yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan dapat terus terjaga, baik dari segi kecepatan layanan, keramahan petugas, maupun kenyamanan fasilitas. Menurutnya, sinergi antara BPJS Kesehatan dan fasilitas kesehatan menjadi faktor penting dalam menjaga keberlangsungan Program JKN.
“Saya sangat bersyukur bisa menjadi bagian dari Program JKN. Program ini benar-benar membantu kami saat sakit. Harapan saya, BPJS Kesehatan terus berkembang, berinovasi, dan semakin baik dalam melayani masyarakat,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *