Covid-19 Terus Meroket, Pemprov Papua Barat Akan Terapkan PPKM Darurat

oleh -83 Dilihat

MANOKWARI, PapuaStar.com – Pemerintah provinsi Papua Barat akan segera menerapkan pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM). Hal itu disebabkan karena angkat pasien terpapar Covid-19 terus meningkat seakan tidak dapat dibendung.

Kini aturan yang akan di pakai selama penerapan PPKM tengah di bahas. Selanjutnya akan dilakukan rapat koordinasi untuk mensinergikan kekuatan personil bersama instansi terkait. Dengan penerapan PPKM ini nantinya aktivitas masyarakat semakin di perketat, khususnya yang hendak masuk wilayah Papua Barat dan yang akan melaksanakan perjalanan keluar daerah.

“Kalau melihat tren di Papua Barat ini angka kenaikannnya sudah pada level yang mengkhwatirkan. Ia, petunjuk teknisnya sedang di siapkan. Setelah itu nanti aka nada rapat koordinasi sehingga di bandara dan Pelabuhan dapat kita siapkan semua. Supaya kalau yang masuk kita lakukan pemeriksaan secara ketat dan begitu juga bagi yang keluar,” tegas Wakil Gubernur Mohammad Lakotani, Jumat (02-7-2021).

Penerapan PPKM nantinya pemprov Papua Barat akan melibatkan seluruh instansi terkait dan stakeholder. Karena jika tidak demikian, menurtu Lakotani, pemerintah Papua Barat akan mengalami kendala dalam penananganan pasien. Sebab kata Dia, sejauh ini jumlah tenaga medis sangat terbatas yang diikuti dengan jumlah fasilitas yang belum memadai bahkan minim. Belum lagi kata Wakil Gubernur, dari laporan yang diterimanya banyak tenaga Kesehatan yang terpapar virus korona. Ini sangat tidak memungkinkan jika tidak dilaksanakannya PPKM.

“Tim yang akan ada di lapangan juga lintas sector. Rencananya minggu depan ini, kalau sudah siap. Karena memang laporan dari Rumah Sakit, kalau tidak pencegahan maka kita akan kewalahan. Karena ketersediaan tenaga kesehatan terbatas, disamping itu ada tenaga medis kita juga yang terpapar, kemudian fasilitas kita juga kurang,” bebernya.

Melihat kondisi yang semakin memperihatinkan ini, dirinya lalu mengajak dan mengimbau masyarakat agar tetap mengikuti serta melaksanakan protocol Kesehatan. Karena dengan demikian, dapat membantu pemerintah dalam penanggulangan bencana non ala mini.

“Masyarakat harus pahami keadaan ini dengan segala keterbatasan kami. Oleh sebab itu mari tetap menerapkan protocol Kesehatan, dan jangan menganggap remeh Covid ini,” tutup Mohammad Lakotani. (PS-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *