Dua Kelompok Bentrok di Kota Sorong 18 Orang Meninggal Dunia

oleh -139 Dilihat

MANOKWARI, PapuaStar.com – Pertikaian dua kelompok warga di kota Sorong Selasa (25/01/2022) dini hari mengakibatkan 17 orang meninggal dunia.

Kabid Humas Polda Papua Barat Kombes Pol Adam Erwindi saat ditemui wartawan di Mapolda Papua Barat membenarkan adanya terjadi bentrok antara dua kelompok warga di Kota Sorong.

“Menurut Mantan Kapolres Manokwari ini, yang mana untuk modus atau motif  masih dilakukan penyelidikan oleh Pihak Polres Kota Sorong, dimana apakah kejadian ini ada sangkut pautnya dengan masalah sebelumnya atau permasalahan lain,” tuturnya kepada sejumlah wartawan, di ruang Podcast Polda Papua Barat, Selasa (25/01/2022).

Kejadian tersebut, kata Erwindi yang mana 1 orang dari pihak yang bertikai akibat bacokan meninggal dunia. Maka 17 orang meninggal dunia terbakar didalam Tempat Hiburan Malam (THM) DoubleO  merupakan pengunjung dan karyawan, ini data terakhir dari Kapolres Kota Sorong AKBP Ary Nyoto Setyawan.

“Menurutnya, hingga saat ini Polres masih mendalami penyebab dan identifikasi korban-korban yang meninggal didalam tempat hiburan malam tersebut, karena korban ditemukan sudah dalam keadaan hangus terbakar,” jelas Adam Erwindi.

Lebih lanjut Kabid menyampaikan, untuk pemicunya masih didalamin apakah akibat permasalahan sebelumnya atau permasalahan baru. Pastinya kedua kelompok tersebut menikmati hiburan malam di DobelO itu, tanpa disengaja terjadi salah paham dan pertikaian ini mengakibatkan kebakaran dan 17 orang meninggal dunia.

“Saat ditanya terkait situasi Kota Sorong Kabid menyampaikan hingga saat ini pasca kejadian masih terkendali oleh Pihak Polres Kota yang di bantu dari TNI serta masyarakat setempat,” terangnya.

Polda Papua Barat akan mengirim Tim untuk membantu mengidentifikasi dan juga kabid Dokes karena jenasa sebagain besar sudah hangus terbakar tinggal tulang belulang.

“Untuk mengatisipasi hal-hal yang tidak diinginkan Polres Sorong sudah berkoordinasi dengan Brimob dan rekan-rekan TNI untuk mengantisipasi dua kelompok. jangan sampai ada terjadi permasalahan baru lagi setelah kejadian tadi malam. Anggota yang diturunkan Brimob 2 STT dan Polres juga sudah diturunkan,” pungkas Adam Erwindi.(PS-08)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *