Dukung Ada Perubahan, Suku Arfak Sambut Pj.Gubernur Waterpauw Dengan Kain Pusaka Timor 

oleh -114 Dilihat

MANOKWARI, PapuaStar.com – Pj.Gubernur Papua Barat Komjen Pol (Purn) Drs.Paulus Waterpauw M.Si menjalin silaturahmi bersama aparatur sipil negara (ASN) suku besar Arfak di Manokwari, Minggu  (10/07/2022) sore.

Caption Foto: Bakar Kulit Kayu Adat Arfak/Dokumentasi Komunikasi Papua Barat.

Uniknya, dalam prosesi penyambutan, Pj Gubernur Papua Barat, Drs Paulus Waterpauw M.S,i berlangsung ritual adat pemberian kain tenun ikat timur pusaka dari suku Arfak sebagai bentuk dan simbol penghargaan.

Tokoh Intelektual suku Arfak Dr. Lazarus Indou sangat kagum dengan sosok Paulus Waterpauw. Pasalnya pertemuan seperti ini baru pertamakali dihadiri sosok pejabat negara.

“Ini baru pertama kali. Ini berkat Tuhan, beliau bisa hadir untuk bersilaturahmi dengan kita semuanya. Terkait prosesi pemberian pemberian kain timur pusaka itu sebagai kesepakatan bersama karena ini bentuk dukungan kita kepada Paulus Waterpauw,” ucapnya saat memberikan sambutan.

Peraih Doktor pertama di suku Arfak ini pun menilai kehadiran Pj Gubernur tidak memiliki unsur kepentingan sama sekali, melainkan kehadirannya sebagai keluarga dan saudara.

“Kita bersatu untuk maju, kita tidak perlu melihat siapa dia, tetapi bagaimana kita saling bergandengan tangan membawa perubahan,” terangnya.

Sementara Bupati Manokwari, Hermus Indou pun menyampaikan hal serupa, ia menyebutkan pertemuan yang di hadiri sosok pimpinan tertinggi provinsi baru pertama kali. Hermus berharap ini menjadi jalinan untuk saling mempererat tali persaudaraan sesama anak Papua Barat.

“Ini luar biasa tidak ada yang seperti Kaka besar kita ini, ini luar biasa, ini berkat Tuhan,” bebernya.

Ia pun menilai kehadiran sosok Paulus Waterpauw di Papua Barat, sangatlah tepat, mengingat saat ini masyarakat membutuhkan orang yang bisa membawa perubahan.

Terkait dengan pro dan kontra, ia menilai itu hanyalah kepentingan kelompok yang tidak ingin merasakan perubahan.

“Dari dulu sampai sekarang tidak ada perubahan signifikan, semua kemajuan peninggalan Pak Abraham Ataruri, Pak Dominggus Mandacan dan saat ini Kaka Paulus yang akan kembali membawa perubahan,” terangnya.

Hermus menambah, sejak awal ditunjuk sebagai Pj Gubernur Papua Barat, dirinya orang pertama yang sangat setuju begitu juga dengan warga Suku Arfak.

“Kami sangat mendukung dan ini menjadi pernyataan kami. Kami ingin ada perubahan,” bebernya.

Sementara itu Pj Gubernur Papua Barat Drs Paulus Waterpauw, mengucapkan terima kasih kepada masyarakat suku Arfak atas dukungan terhadap dirinya untuk menjalankan roda pemerintahan di Papua Barat.

Termasuk pemberian pusaka kain timur kepada dirinya sebagai bentuk dukungan secara moril untuk menjalankan pemerintahan yang dipercaya negara.

“Terima kasih atas dukungan, tujuan kita satu, bagaimana bisa membawa perubahan agar masyarakat bisa merasakan perubahan itu sendiri,” terangnya.

Dia pun dengan terang-terangan menyampaikan kehadiran dirinya di Papua Barat adalah amanah negara yang diberikan, tanpa ada kepentingan sama sekali.

“Saya hadir karena negara percayakan tanggung jawab kepada saya. Dan itu saya pasti laksanakan dengan sungguh-sungguh dan sepenuh hati,” ujarnya.

Ia pun tidak sedikit dalam menjalankan tugas untuk menolak atau mengeluh, meski kadang kala keluarga diabaikan.

“Istri dan anak-anak kadang bercanda gurau, mereka bilang bapak ini habiskan masa tua di Papua, tapi apa boleh buat, namanya amanah dan tugas yang dipercayakan, saya siap menjalankan apalagi tujuan untuk membangun tanah kelahiran demi untuk generasi muda,” terangnya.

Mantan Kapolda Papua Barat ini pun meminta dukungan seluruh elemen agar segala bentuk pelayanan dari pemerintah bisa dirasakan oleh masyarakat.

“Pemerintah hadir untuk memberikan pelayanan masyarakat, maka bekerja dengan hati dan mari bersama-sama satukan komitmen membangun yang sudah ada di Papua Barat,” tegasnya.(rls/PS-08)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *