Kapolres Manokwari Paparkan Sejumlah Pencapaian, Kapolda : Terus Tingkatkan

oleh -54 Dilihat

MANOKWARI, PapuaStar.com – Sejumlah pencapaian di sampaikan Kapolres Manokwari, AKBP Dadang Kurniawan Winjaya di hadapan Kapolda Papua Barat, Wakapolda Papua Barat dan unsur Pejabat Utama di lingkungan Polda Papua Barat.

Salah satu pencapaian Polres Manokwari adalah menekan angka kriminalitas jalanan yang beberapa waktu lalu tercatat meningkat di wilayah Polres Manokwari.

Tidak hanya kriminalitas jalanan yang berhasil di tekan, namun kasus upaya meminimalisir penyalahgunaan narkoba juga berhasil di tekan, dengan adanya pengungkapan sejumlah kasus baru dan tidak menutup kemungkinan akan bertambah.

“Penanganan kasus tahun anggaran 2021, CT 241 kasus, CC 66 kasus, lidik 130 kasus, sidik 36 kasus. Dari jumlah tersebut ada 5 kasus yang menonjol diantaranya curanmor 38 kasus, aniaya 33 kasus, curat 31 kasus, curas 30 kasus, dan penipuan 29 kasus,” tutur Kapolres AKBP Dadang Kurniawan Winjaya, Senin (21/6/2021)

Selain pencapaian dalam mengungkap kasus, Kapolres Manokwari juga mengungkapkan sejumlah inovasi pelayanan yang dilakukan oleh masing-masing Kepala Satuan (Kasat) seperti pada Sat Reskrim dengan aplikasi ‘Acem Akwe’. Yang mana melalui aplikasi tersebut masyarakat secara terang-terangan mengetahui proses suatu masalah yang di tangani oleh Polres Manokwari.

Sementara untuk program kerja lainnya, Kapolres mengaku masih melanjutkan program yang dibuat oleh mantan Kapolres Manokwari yang kini menjabat Kabag Humas Polda Papua Barat, Kombes Pol Adam Erwindi, dengan programnya antar jemput sekolah (Anjas) dari dan ke Mansinam. Ada juga program penangkaran penyu di lokasi pantai Petrus Kafiar Amban Pantai.

“Inovasi Sat Polair adalah antar jemput sekolah atau Anjas oleh Kombes Pol Adam Erwindi sebelumnya. Sempat program ini terhenti karena Covid-19, namun sudah kami aktifkan kembali bertepatan dengan pendaftaran siswa baru. Penangkaran penyu di Amban Pantai juga kami sudah lakukan,” ujar Dadang.

“Sedangkan untuk Sat Narkoba sudah melakukan MoU dengan Lembaga Anti Narkoba. Beberapa kali kami juga berkolaborasi dengan BNN Papua Barat untuk tracking target. Ada juga program Sim Go To Village (Sigova) oleh Sat Lantas Polsek Prafi. Di bagian Intelkam ada program Kresna Peduli Pelayanan SKCK Khusus Lansia, Sakit dan Kaum Disabilitas. Pada Sat Reskrim akan meluncurkan aplikasi Acem Akwe,” tambahnya lagi

Menanggapinya, Kapolda Papua Barat Irjen Pol Tornagogo Sihombing mengatakan selain memberi apresiasi, dirinya juga memberi motivasi kepada Kapolres dan jajaran agar tidak cepat puas dan berhenti, namun harus terus memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan sepenuh hati. Dirinya pun menegaskan tidak mentolerir anggotanya yang bermain dengan laporan masyarakat.

“Saya ingin memastikan program yang saat ini sudah berjalan dengan baik atau tidak. Ini dapat kita lihat dari personil yang melayani masyarakat dengan baik dan sepenuh hati, karena ukurannya adalah kepuasan masyarakat, sehingga itu menjadi dasar bagi semua fungsi dalam melayani. Jangan ada masyarakat yang memandang itu tidak baik dan saya lihat sejauh ini sudah baik,” ungkap Kapolda. (PS-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *