Sambangi Asrama Mahasiswa Unipa, Anggota MRPB Dapati Sejumlah Aspirasi

oleh -937 Dilihat
Caption Foto Sambangi Asrama Mahasiswa Unipa, Anggota MRPB Dapati Sejumlah Aspirasi

Anggota MRPB Pokja Agama, Melkianus Raymond Mandacan menyambangi asrama mahasiswa Unipa Sorong Selatan, Senin, (12/2/24).

Dalam pertemuan dan tatap muka bersama mahasiswa-mahasiswi asrama Unipa Sorsel yang berlokasi di Amban, Manokwari ini, sejumlah aspirasi disampaikan. Soal tanah dan bangunan asrama, biaya pendidikan, sarana dan prasarana asrama hingga beasiswa.

Dalam kesempatan itu salah satu mahasiswa menyampaikan bahwa, asrama yang ditempati mahasiswa saat ini belum sepenuhnya milik Pemda kabupaten Sorsel.

“Sertifikat tanah menjadi kendala, sudah dilakukan komunikasi dengan daerah tetapi belum membuahkan hasil,” ucapnya.

Selain persoalan tanah, dia junga mengungkapkan kendala terkait fasilitas air bersih yang sulit diakibatkan mesin pompa yang mengalami kerusakan.

Ia berharap dengan kehadiran Anggota MRPB di Asrama dapat menjembatani aspirasi hingga ke Pemkab Sorsel.

Menanggapi hal itu, Anggota MRPB Pokja Agama, Raymond Mandacan mengatakan sertifikat tanah merupakan tanggungjawab Pemda Sorsel, sehingga pihaknya akan melakukan koordinasi dengan pemangku kepentingan melalui lembaga kultur MRPB.

“Masalah ini akan kami bawa ke forum untuk di bahas di MRP, setelah itu kami akan bantu untuk cari solusi, dengan cara bagaimana?kami akan minta ke teman-teman yang ada di Perwakilan MRP Papua Barat Daya,” ucap Raymond melalui keterangan pers tertulis kepada media ini.

“Itu wilayah mereka, supaya dorang bicara ke kabupaten Sorong Selatan untuk menindaklanjuti masalah yang sementara dihadapi oleh adik-adik yang ada di asrama ini,” lanjut Raymond.

Dikatakannya, terkait beasiswa, juga akan menjadi bagian aspirasi yang akan dilanjutkan ke MRP Papua Barat Daya.

“Kami punya tingkat koordinasi kepada mereka, supaya mereka bersuara ke Kabupaten. Jadi itu solusi yang bisa kami bantu. Kami tidak bisa melangkahi teman-teman di Papua Barat Daya karena sudah beda provinsi,” tambah Raymond. ()

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *