Tabligh Akbar Isro’ Mi’roj Nabi Muhammad SAW 1447 H/2026.M di Masjid Ridwanul Bahri

oleh -33 Dilihat

MANOKWARI, PapuaStar.com-Dilaksanakan Tabligh Akbar yang diselenggarakan oleh Gabungan dari Pemda Kabupaten Manokwari, TNI, Polri, ASN Bersama PHBI, Ormas Islam, Masjid Ridwanul Bahri Fasharkan TNI AL dan Masyarakat Kabupaten Manokwari dalam rangka Peringatan Isro’ Mi’roj Nabi Muhammad SAW 1447 H/2026 M dengan tema ” Ketaatan Ritual dan Solidaritas Universal di Tengah Ujian Bencana ” oleh : Ketua PC NU Kabupaten Manokwari Penceramah Ust. H Ali Mustofa, SPd, Sabtu (17/01/2026) di Masjid Fasharkan Manokwari, Jln. Kapten Yugoharto No. 1 Kelurahan Sanggeng, Distrik Manokwari Barat, Kabupaten Manokwari, Provinsi Papua Barat

Pembacaan Kallam Illahi.

Ketua PHBI Kabupaten Manokwari H. Muhammad Mansyur membacakan laporan.

“Kakankemenag Kabupaten Manokwari, Kepala Seksi Binmas Islam Kabupaten Manokwari Salim Mandar memaparkan, memperingati Isro’ Mi’roj Nabi Besar Muhammad Ṣallallāhu ‘Alaihi Wasallam,” tuturnya.

Setiap kegiatan keagamaan di Kabupaten Manokwari merupakan bagian penting dalam membina kehidupan masyarakat, dan peringatan hari besar Islam seperti yang kita laksanakan hari ini harus terus kita tingkatkan sebagai wujud kecintaan kita kepada agama dan persatuan umat.

“Seiring perjalanan waktu, kita kembali memperingati peristiwa Isro’ Mi‘roj Nabi Besar Muhammad Ṣallallāhu ‘Alaihi Wasallam yang jatuh setiap tanggal 27 Rajab. Peristiwa ini bukan hanya bagian dari sejarah umat Islam, tetapi juga menjadi cermin bagi kehidupan kita hari ini,” jelasnya.

Isro’ Mi‘roj mengajarkan kita tentang kedekatan kepada Allah, keteladanan Rasulullah, serta cinta kepada sesama manusia. Dari peristiwa inilah kita belajar bagaimana membangun kehidupan sosial yang penuh kepedulian, kebersamaan, dan tanggung jawab di tengah masyarakat.

“Salah satu hikmah terbesar Isro’ Mi‘roj adalah perintah sholat. Sholat bukan sekadar kewajiban ibadah, tetapi juga sarana pembentukan karakter, disiplin, ketaatan, dan kepatuhan kepada Allah Subḥānahu wa Ta‘ālā,” bebernya.

Dampak sosial dari sholat sangat besar, karena ia mendidik hubungan yang baik antara manusia dengan Tuhannya sekaligus hubungan yang harmonis antar sesama manusia dalam kehidupan bermasyarakat.

“Melalui peringatan Isro’ Mi‘roj ini marilah kita perkuat persatuan dan kesatuan umat. Kita jaga persaudaraan dengan sebaik-baiknya, sebab dalam persatuan terdapat kekuatan. Dengan kekuatan itulah kita mampu menghadapi berbagai tantangan kehidupan,” paparnya.

Dengan mendekatkan diri kepada Allah Subḥānahu wa Ta‘ālā, semoga kebersamaan hari ini menjadi amal ibadah yang bernilai di sisi-Nya serta meningkatkan kualitas iman dan takwa kita dalam kehidupan sehari-hari.

“Wakil Bupati Manokwari H. Mugiyono, S.Hut.,M.Ling menuturkan, peringatan Isro’ Mi’roj Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam. Peringatan Isro’ Mi’roj kali ini mengangkat tema “Ketaatan Ritual dan Solidaritas Universal di Tengah Ujian Bencana.” Tema ini sangat relevan dengan kondisi yang kita hadapi saat ini, kita semua sedang diuji baik oleh bencana alam maupun berbagai persoalan sosial namun di tengah ujian tersebut kita harus tetap memegang teguh keimanan kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala serta memperkuat solidaritas sebagai sesama manusia,” jelasnya.

Isro’ Mi’roj merupakan peristiwa besar dalam sejarah Islam. Dalam peristiwa ini Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam melakukan perjalanan dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsha kemudian naik ke Sidratul Muntaha untuk menerima perintah sholat secara langsung dari Allah Subhanahu wa Ta’ala. Hal ini menunjukkan betapa pentingnya sholat dalam kehidupan seorang Muslim, sholat adalah tiang agama karena jika sholatnya baik maka baik pula seluruh amal perbuatannya begitu pun sebaliknya jika salatnya buruk maka buruk pula amal yang lain.

“Lebih Lanjut dikatakan, meningkatkan kualitas sholat kita, laksanakan sholat dengan penuh kekhusyukan, pahami makna bacaan dan gerakannya serta jadikan sholat sebagai sumber kekuatan dalam menjalani kehidupan dengan sholat yang berkualitas insya Allah kita menjadi pribadi yang lebih baik, lebih bertakwa dan lebih bermanfaat bagi sesama selain ketaatan ritual peringatan Isro’ Mi’roj juga menekankan pentingnya solidaritas universal yaitu rasa persaudaraan antar sesama manusia tanpa memandang perbedaan suku, agama, ras, maupun golongan. Dalam situasi bencana dan kesulitan solidaritas sangat dibutuhkan untuk meringankan beban saudara-saudara kita,” ucapnya.

Saya mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan momentum Isro’ Mi’roj ini sebagai sarana meningkatkan ketaatan kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala serta memperkuat persatuan dan kesatuan mari kita jadikan Manokwari sebagai daerah yang religius, harmonis, aman, dan damai sebagai rumah kita bersama. Pemerintah Kabupaten Manokwari akan terus berupaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, membangun infrastruktur, meningkatkan kualitas pendidikan dan kesehatan, serta membuka lapangan kerja dan kami juga terus mendukung kegiatan keagamaan dan sosial yang bermanfaat bagi masyarakat.

“Diharapkan dengan kerja keras dan kerja sama kita semua Manokwari akan menjadi daerah yang semakin maju, sejahtera dan bermartabat. Atas nama Pemerintah Kabupaten Manokwari saya mengucapkan Selamat Memperingati Isro’ Mi’roj Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam semoga peringatan ini senantiasa memberikan hikmah, rahmat, dan hidayah bagi kita semua serta marilah kita bangun Manokwari yang lebih baik, lebih sejahtera, dan lebih bermartabat dengan semangat Isro’ Mi’roj.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua Barat, dr. Alwan Rimosan, Sp.B, FINACS, Peristiwa agung ini bukan hanya menjadi momentum bersejarah dalam perjalanan hidup Rasulullah tetapi juga menjadi sumber inspirasi bagi seluruh umat Islam dalam menjalani kehidupan dengan penuh ketaatan serta kedekatan kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala.

Peristiwa Isro’ Mi’roj mengajarkan kepada kita tentang pentingnya kekuatan iman di tengah berbagai cobaan dan ujian kehidupan, Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam yang pada masa itu menghadapi tekanan luar biasa dari kaum Quraisy justru mendapatkan hiburan dan penguatan melalui perjalanan yang Allah perjalankan kepada beliau, dari peristiwa ini kita belajar bahwa ketika kita bersandar kepada Allah dengan penuh keyakinan maka Allah akan memberikan jalan keluar, kekuatan, dan ketenangan dalam setiap permasalahan hidup.

“Tema peringatan Isro’ Mi’roj kali ini, yaitu Ketaatan Ritual dan Solidaritas Universal,” sangat relevan dengan kondisi Papua Barat saat ini sebagai daerah yang terus berkembang dan menghadapi berbagai tantangan pembangunan kita membutuhkan kekuatan spiritual serta persatuan yang kokoh mari kita jadikan momentum Isro’ Mi’roj ini sebagai penguat semangat gotong royong dan persaudaraan antar sesama, tanpa memandang perbedaan suku, agama, ras, maupun golongan, demi kemajuan Papua Barat yang lebih baik.

Saya berharap melalui kegiatan ini kita dapat mengambil hikmah dan pelajaran berharga untuk diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari, mari kita tingkatkan kualitas ibadah, mempererat silaturahmi dan persaudaraan, serta senantiasa menjaga kedamaian dan kerukunan di bumi Papua Barat, saya mengajak kepada seluruh masyarakat Muslim untuk terus menjaga istiqomah dalam beribadah serta menjadi teladan yang baik bagi lingkungan dan masyarakat.

Ucapan terima kasih dan penghargaan kepada Panitia Hari Besar Islam Kabupaten Manokwari yang telah menyelenggarakan peringatan Isro’ Mi’roj ini dengan sangat baik semoga kegiatan ini membawa keberkahan bagi kita semua dan menjadi amal ibadah yang diterima oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala.(PS-08)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *