Terungkap, Aktivitas RH Sebelum Ditemukan Meninggal Bersama Kedua Anaknya

oleh -186 Dilihat

MANOKWARI, PapuaStar.com – Korban meninggal dunia diduga akibat gantung diri berinisial RH (41) yang belum lama ini mengegerkan warga kota Manokwari, adalah sosok yang dikenal ceria dan sangat ramah dengan orang dia kenal.

Kepribadian RH diungkap salah satu rekan kerjanya LT (40) yang dijumpai sesaat sebelum jenazah RH bersama 2 orang anaknya di makamkan, Selasa (22/2/2022) sekira pukul 13.45 WIT.

LT menceritakan sosok RH yang dikenalnya belum lebih dua bulan itu merupakan sosok yang periang dan sangat akrab dengan warga maupun orang yang baru dia kenal.

Tanpa disengaja, LT mengaku bahwa malam sebelum ditemukannya jasad ibu tiga anak itu, RH masih terlihat sepertinya hari-hari biasanya. Sama sekali RH tidak menunjukan kecurigaan kalau malam itu adalah malam terakhirnya. Bahkan RH sempat memberi isyarat kepada dirinya untuk beristirahat karena keesokan harinya RH akan pergi ke salah satu bank untuk mencairkan uang, karena sebulan belakangan ini warung tempat dia bekerja tidak beroperasi, sehingga RH bermaksud mencairkan uang untuk kembali membelanjakan bahan-bahan keperluan warung yang sudah 2 tahun menjadi tempat dirinya mengais rejeki.

“Kakak ona orangnya baik. Sama sekali tidak pernah lihat beliau marah. Malam itu kita semua main dirumah sampai jam 10 malam, tidak ada tanda-tanda beliau mau meninggal. Kakak ona hanya sampaikan kalau mau tidur dan dia pesan besok pagi-pagi mau keluar pencairan uang di Bank untuk jualan karena satu bulan kita sudah tidak jualan. Kakak dia buka warung itu sudah 2 tahun,” beber LT kepada awak media.

Kepergian RH bersama kedua buah hatinya itu tentu mengisahkan misteri. Sekira pukul 04.00 WIT, korban RH menyambangi rumah LT dengan maksud untuk mengambil kunci motor dan handphone. Namun LT tidak menaruh curiga atas kedatangan RH pada pagi-pagi buta itu. Sontak, dirinya langsung memberikan kunci motor dan handphone yang diminta korban.

RH mendatangi rumah LT rupanya tidak sendirian, namun sudah membawa kedua anaknya yang ikut menjadi korban pada Senin pagi kemarin. Kabar kematian RH baru diketahuinya setelah ada warga yang menyampaikan infomasi penemuan sosok jenazah di pantai.

“Cuma pagi sekitar jam 4 subuh itu kakak Ona dia datang minta kunci motor dengan HP jadi saya kasih. Dia datang itu sudah dengan anak dua itu karena anak itu sempat kasih suara saya. Kakak Ona tidak bicara apa-apa, hanya minta kunci dengan hp. Setelah jam 10 pagi, informasi kakak Ona sudah meninggal, kemudian saya pergi lihat di lokasi itu,” tandas LT.

Lagi-lagi LT mengaku bahwa korban RH yang dikenalnya belum lama ini tidak pernah terlibat dalam masalah dengan orang lain. Hanya saja dirinya membenarkan suami RH sudah meninggalkan rumah beberapa hari sebelum kejadian tersebut. “Sejauh yang saya kenal, kakak Ona sama sekali tidak punya masalah dengan orang. Hanya saja bapa dia sudah tinggalkan rumah sekitar 3 hari,” tutupnya.

Sebelumnya diberitakan bahwa korban RH ditemukan meninggal dunia oleh warga dengan posisi leher terikat di salah satu pohon dekat bibir pantai BLK Manokwari pada Senin 21 Februari 2022 kemarin. Selain RH, kedua anaknya masing-masing berinisial PF berjenis kelamin perempuan usia 5 tahun dan AS bocah laki-laki berusia 3 tahun juga meninggal dunia diduga karena tenggelam.(PS-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *