Jalani Operasi Usus Buntu Bermanfaat Pakai JKN, Asriman : Rasakan Kemudahan Akses Pelayanan Kesehatan 

oleh -81 Dilihat

MANOKWARI, PapuaStar.com–Rasa nyeri pada bagian perut yang semakin mengganggu membuat Asriman (35) segera memeriksakan kondisi kesehatannya ke fasilitas kesehatan. Setelah menjalani pemeriksaan, dokter mendiagnosis Asriman mengalami penyakit usus buntu dan menyarankan tindakan operasi sebagai bagian dari penanganan medis yang diperlukan.

Sebagai peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) segmen Pekerja Penerima Upah Penyelenggara Negara (PPU PN), Asriman dapat memanfaatkan Program JKN untuk mendapatkan pelayanan kesehatan sesuai dengan kebutuhan medisnya. Mulai dari pemeriksaan, penanganan dokter, tindakan operasi, hingga perawatan pascaoperasi dijalaninya di Rumah Sakit dr. Azhar Zahri, Manokwari.

“Awalnya perut saya terasa nyeri. Setelah saya melakukan pemeriksaan, dokter menyampaikan bahwa saya mengalami usus buntu dan harus menjalani operasi malam itu. Saya merasa terbantu karena operasi saya bisa menggunakan JKN dan prosesnya tidak ribet,” ujar Asriman.

Setelah mendapatkan penjelasan dari dokter mengenai kondisi kesehatannya, Asriman kemudian menjalani sejumlah persiapan sebelum tindakan operasi dilakukan.

Meskipun harus menghadapi tindakan medis yang cukup serius, ia mengaku merasa lebih tenang karena mendapatkan penjelasan dari tenaga kesehatan mengenai kondisi yang dialaminya serta tahapan penanganan yang harus dijalani.

Selama menjalani perawatan, Asriman mendapatkan pelayanan dari dokter dan perawat, baik sebelum maupun setelah tindakan operasi. Menurutnya, tenaga kesehatan memberikan penjelasan yang membantunya memahami kondisi kesehatan dan proses pemulihan yang harus dilakukan.

“Sebelum saya menjalani operasi dan setelah operasi, dokter dan perawat memberikan pelayanan dengan baik. Mereka juga menjelaskan kepada saya terkait kondisi saya dan tindakan lanjutan yang perlu saya lakukan,” tuturnya.

Bagi Asriman, pengalaman tersebut memberikan pemahaman bahwa kepesertaan JKN memiliki manfaat penting ketika peserta membutuhkan pelayanan kesehatan. Ia juga mengapresiasi proses pelayanan yang diterimanya selama menjalani pemeriksaan hingga perawatan di rumah sakit.

Selain pelayanan medis, kemudahan dalam proses administrasi juga menjadi hal yang dirasakan Asriman. Ia mengatakan bahwa selama menjalani perawatan dengan memanfaatkan JKN, dirinya tidak mengalami kendala berarti dalam memperoleh pelayanan yang dibutuhkan.

“Saya merasa terbantu dalam proses operasi karena menggunakan JKN dan tidak ada biaya yang saya keluarkan. Menurut saya, BPJS Kesehatan sangat membantu masyarakat seperti saya, terutama ketika membutuhkan pelayanan kesehatan,” ungkap Asriman.

Asriman berharap Program JKN dapat terus memberikan manfaat bagi masyarakat dan semakin banyak masyarakat yang memahami pentingnya memiliki kepesertaan JKN yang aktif. Menurutnya, kepesertaan JKN memberikan perlindungan ketika peserta sewaktu-waktu membutuhkan pelayanan kesehatan dan tindakan medis.

Ia juga mengajak masyarakat untuk tidak menunda pemeriksaan ketika mengalami keluhan kesehatan yang membutuhkan penanganan. Dengan segera memeriksakan kondisi kesehatan, masyarakat dapat memperoleh penanganan medis sesuai dengan kebutuhan dan kondisi kesehatannya.

“Saya berharap Program JKN terus berjalan dan semakin banyak masyarakat yang mengetahui manfaatnya. Karena kita tidak pernah tahu kapan membutuhkan pelayanan kesehatan,” tambahnya.

Pengalaman Asriman menjadi salah satu gambaran pemanfaatan Program JKN dalam memberikan akses pelayanan kesehatan kepada peserta. Melalui kepesertaan JKN yang aktif dan pemanfaatan layanan sesuai prosedur serta ketentuan yang berlaku, peserta dapat memperoleh pelayanan kesehatan sesuai kebutuhan medisnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *