Diduga Karena Depresi RH Bunuh Diri Bersama Kedua Anaknya, ini Kronologisnya

oleh -460 Dilihat

MANOKWARI, PapuaStar.com – Penyebab sementara kematian korban RH (41) alias Oci Ona diduga karena depresi akibat masalah keluarga. Hal itu diungkap Kapolres Manokwari melalui Kanit Pidum Satreskrim IPDA Deviaryanti, yang ditemui sejumlah awak media, Senin (21/2/2022).

IPDA Devi menuturkan bahwa sebelum kematian menjemput ketiga korban yakni RH bersama kedua buah hatinya masing-masing PF berjenis kelamin perempuan (5) dan AS bocah laki-laki (3), kroban RH terlihat memboncengi kedua anaknya dari rumah menuju ke lokasi kejadian di pantai BLK.

“Berdasarkan keterangan saksi YS sempat melihat korban menggunakan kendaraan bermotor sekitar jam 4 pagi keluar dari rumah dan sekitar jam 6 pagi korban masuk ke arah BLK,” tutur Kanit Pidum Satreskrim Polres Manokwari itu.

Keterangan yang sama juga dilontarkan salah satu anaknya berinisial A (8) bahwasanya sekira jam 2 subuh ibunya telah membangunkan dirinya bersama kedua adiknya untuk sama-sama mengakhiri hidup mereka. Namun anaknya yang sulung itu menolak ajakan ibunya, sehingga ibunya hanya membawa pergi kedua adiknya.

“Keterangan anaknya berinisial A bahwa sekitar jam 2 subuh ibunya sudah mengajak dirinya bersama kedua adiknya untuk pergi bunuh diri, tapi anaknya A tidak mau. Kemudian jam 4 ibunya keluar membawa kedua adiknya,” sambung IPDA Devi.

Meski begitu sebelumnya korban RH terlibat masalah keluarga bersama suaminya, sehingga menyebabkan suaminya telah meninggalkan rumah beberapa hari lalu. Dengan demikian diduga karena depresi akibat masalah keluarga, ibu tiga orang anak itu memilih untuk mengakhiri hidupnya.

“Suami korban sudah tidak tinggal di rumah sekitar 5 hari lalu karena bentrok dengan korban. Jadi indikasi sementara korban meninggal karena depresi akibat masalah keluarga,” terangnya.

Sebelumnya kata Kanit Pidum, sekira pukul 8.30 WIT, pihaknya menerima informasi kalau ada korban gantung diri di BLK. Setelah dilakukan pengamanan lokasi kejadian, ditemukan juga sosok mayat bocah perempuan yang diketahui adalah anak dari korban gantung diri tersebut. Sementara anak yang satunya berjenis kelamin laki-laki masih dalam pencarian

Dari hasil olah TKP, tim mengamankan barang bukti berupa seutas tali dan pakaian korban. Untuk hasil identifikasi fisik, penyidik Satreskrim Polres Manokwari masih menunggu hasil pemeriksaan dari tim medis Rumah Sakit TNI Angkatan Laut.

Informasi terakhir yang diterima, korban berjenis kelamin laki-laki berinisial AS (3) telah ditemukan sekira pukul 14.00 WIT tidak jauh dari lokasi ditemukannya korban RH.(PS-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *