Dihadapan Pj.Gubernur Waterpauw, Karang Taruna Papua Barat Paparkan Program Kerja

oleh -120 Dilihat

MANOKWARI, PapuaStar.com – Penjabat Gubernur Papua Barat, Paulus Waterpauw usai melantik pengurus Karang Taruna Provinsi Papua Barat, Jumat, (24/6/22) lalu berjanji akan mendengar paparan program pengurus.

Janji itu ditepatinya, sehingga pada Jum’at, (08/07/2022) siang disalah satu hotel di Manokwari, Waterpauw menyaksikan paparan sejumlah program kerja 6 bulan kedepan oleh ketua Karang Taruna Papua Barat, Armando Idorway.

Pada kesempatan itu, Armando menyatakan bahwa pihaknya akan melibatkan peran pemuda di Manokwari dalam aksi penanaman dalam rangka hari mangrove di Mansinam dan Pulau Lemon, serta pendataan potensi wisata.

Dia menguraikan, Karang Taruna Provinsi bersama Kabupaten Manokwari nantinya melakukan pendataan anak penyalahgunaan narkoba, zat adiktif, jambret, miras dan begal, pengusulan ketersediaan gedung sekertariat khusus, pengembangan SDM melalui metode pelatihan dan olahraga.

“Kami ingin kota ini bersih dan enam bulan kedepan akan libatkan SDM. Dalam rangka 17 Agustus kami akan tanam mangrove dan bentangkan bendera merah putih dari dasar laut. Didepan bapak penjabat saya sampaikan bahwa Manokwari menyimpan sejumlah hal dari dasar laut,” ujarnya.

Menanggapi paparan program itu, Penjabat Gubernur Papua Barat, Paulus Waterpauw menyambut baik pemaparan secara gamblang program kerja 6 bulan tersisa oleh Karang Taruna dan menyatakan dukungan. Berkaitan dengan pengembangan SDM tentu sejalan dengan tujuan dirinya sejak mendapat kepercayaan oleh negara.

Dukungan OPD terkait juga diharapkan berperan dalam memberdayakan pemuda, terutama mengembangkan keahlian dan keterampilan.

Waterpauw mengatakan para pemuda, khusus Karang Taruna Papua Barat akan dilibatkan dalam sukseskan beragam kegiatan memperingati HUT Republik Indonesia Ke-77 tahun 2022.

“Dalam waktu cepat coba kita lakukan, saya pribadi konsen kepada pemuda. Saya senang hari ini dapat paparan secara gamlang oleh Ade ketua. program maupun agenda kegiatan 6 bulan ini, fokus disini dulu,” tutur Waterpauw.

“Mohon dukungan kepala dinas kira-kira bagaimana cara memanfaatkan fungsi Dinas yang relevansi. Sekarang ada Ade-ade yang sudah siap tenaga dan semangat,” tambahnya.

Ketua majelis pertimbangan Karang Taruna Papua Barat, George Dedaida yang keseharian menjabat sebagai Ketua Fraksi Otsus DPR Papua Barat turut mendukung program yang disampaikan. Dirinya mengusulkan untuk wujudkan kebersihan Manokwari wajib libatkan masyarakat sekitar sehingga dapat bertanggungjawab.

Menurut George, peran pemuda juga perlu dibekali pelatihan khusus dalam menunjang keterampilan, apabila berjalan akan dibiayai pemerintah.

“Niat baik ini kita dukung agar pemuda-pemudi kita berdayakan untuk Manokwari. BLK itu penting karena untuk meningkatkan ketrampilan kerja, kita di Papua itu kurang. Skil tertentu itu harus kita dorong supaya distribusi anak muda biar karang taruna akomodir dan kita biayai,” pesannya.(rls/PS-08)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *