Disdukcapil Manokwari : Targetkan Mengejar 18.000 Orang Yang Belum Merekam E-KTP

oleh -167 Dilihat

MANOKWARI, PapuaStar.com – Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil kabupaten Manokwari (Disdukcapil) tengah bekerja keras memberikan pelayanan dokumen kependudukan terutama e-KTP kepada 109.000 masyarakat.

Hal itu diungkap Kepala Disdukcapil Manokwari, Rustam Efendi yang dihubungi jurnalis PapuaStar.com, Senin (14/2/2022) melalui sambungan telepon.

Jumlah ratusan ribu masyarakat yang belum memiliki KTP elektronik dan masyarakat non aktif sangat berdampak buruk terhadap validasi data kependudukan. Oleh karena itu, dengan metode jemput bola ke distrik dan kampung yang tengah dilakukan saat ini, dinilai sangat mempermudah masyarakat untuk memiliki dokumen kependudukan. Tidak hanya KTP, melainkan masyarakat juga dapat mengurus Kartu Keluarga (KK), akta kelahiran, akta Kematian, akta perkawinan dan kartu identitas anak.

“Target kami 18.000 sesuai data e-KTP yang belum rekam. Ada juga 91.000 warga non aktif, karena itu juga yang akan kami kejar karena itu yang mempengaruhi data kependudukan kabupaten Manokwari,” terang Rustam Efendi.

Tercatat sejak Januari 2022 lalu hingga kini tim Disdukcapil Manokwari hampir menyelesaikan dokumen kependudukan di distrik Manokwari Timur. Setelah dipastikan selesai, tim secara cepat akan mengunjungi distrik Manokwari Barat. Bahkan anak sekolah yang telah berusia 16-17 tahun, wajib memiliki dokumen kependudukan dalam hal ini KTP elektronik.

“Dari Januari hingga kini kami sudah ada di Distrik Manokwari Timur, mulai dari Arowi hingga Kwawi. Kami juga akan ke Mansinam. Setelah itu kami menyisir ke distrik Manokwari Barat. Nanti kami akan masuk ke sekolah bagi siswa yang sudah berusia 16-17 tahun, terutama SMA,” sambung Efendi.

Kegiatan jemput bola ini kata Efendi, sejauh ini belum ada kendala yang berarti. Biasanya kata Rustam, kendala yang dihadapi pegawai dilapangan seperti minimnya ketersediaan listrik dan jaringan. Meski demikian, dengan kekurangan SDM, dirinya berjanji akan tetap memaksimalkan pelayanan kepada masyarakat, baik di kantor maupun dalam kegiatan jemput bola ke distrik dan kampung.

“Kendala hanya di listrik dan jaringan. SDM juga terbatas, karena kami ingin eksplor keluar tapi kantor tidak mungkin kami tinggalkan. Sehingga di kantor tetap kami layani maksimal tetapi juga diluar kami menyisir warga Manokwari yang ingin dilayani administrasi kependudukannya,” ujar Kepala Dinas Dukcapil Manokwari.

Rustam mengingatkan bahwa dokumen kependudukan sangat diutamakan, karena saat ini segala bentuk urusan memerlukan e-KTP. Oleh karena itu, masyarakat yang belum memiliki dokumen kependudukan dalam hal ini e-KTP, dapat melakukan pengurusan langsung di kantor Disdukcapil Manokwari yang berlokasi di Jl. Pahlawan Manokwari.(PS-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *