Disnakertrans Papua Barat,Gelar Pelatihan Alat Berat Untuk Peningkatan SDM OAP

oleh -253 Dilihat

MANOKWARI, PapuaStar.com- Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja (Disnakertrans) Provinsi Papua Barat melakukan pelatihan operator alat berat . Pelatihan ini salah satu upaya meningkatkan SDM tenaga kerja OAP. Dilaksanakan di Aston Niu Manokwari, Senin(24/06/2024)

Asisten III Pemprov Papua Barat Otto Parorongan menuturkan, kegiatan pelatihan alat berat merupakan langkah penting dalam meningkatkan kompetensi dan keahlian OAP di bidang operator alat berat.

“Lebih lanjut Asisten III Pemprov Papua Barat Otto Parorongan menuturkan, diketahui bahwa sumber daya alam di tanah Papua yang lebih melimpah dibandingkan dengan daerah lainnya. Dengan demikian pelatihan alat berat merupakan langkah strategis dalam menyiapkan SDM yang siap kerja untuk bersaing di dunia kerja khususnya di bidang pertambangan, konstruksi dan infrastruktur,” papar Otto Parorongan.

Setelah itu, Kepala Bidang Pelatihan dan Penempatan Tenaga Kerja Disnakertrans PB, Sani Irianti Werimon mengatakan, pelatihan tersebut diikuti 30 peserta OAP. Materi pelatihan mencakup pemahaman dan keterampilan dalam mengoperasikan alat berat secara profesional.

“Setelah itu, mengikuti pelatihan ini dan dinyatakan lulus maka peserta akan mendapatkan Surat Izin Operator (SIO). SIO merupakan sertifikat kelayakan bagi pekerja yang telah memiliki ijin untuk mengoperasikan alat berat,” terangnya.

Lebih lanjut Sani, SIO akan dikeluarkan oleh Disnaker. SIO akan menjadi rekomendasi tersendiri di dunia kerja.Program Perluasan Kesempatan Kerja, ” paparnya.

Plt Kadis Transmigrasi dan Tenaga Kerja Derek Ampnir menyampaikan kegiatan pelatihan ini merupakan salah satu program perluasan kesempatan kerja. Dengan sertifikasi yang mereka miliki, para operator akan mudah diserap dunia kerja.

“Selain itu, langkan untuk menekan pengangguran dan kemiskinan. Ke depannya kami akan melatih orang memberikan sertifikasi dan menempatkan dia di dunia kerja berdasarkan lowongan kerja yang ada,” jelasnya.

Derek Ampnir berharap dengan dilakukan pembekalan pelatihan ini maka angka pengangguran di Papua Barat akan ditekan dan para pekerja operator alat berat memiliki kemampuan secara profesional untuk bersaing dalam dunia kerja,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *