KRI Teluk Bintuni 520, Berlabuh di Dermaga Biryosi Fasharkan TNI-AL Manokwari

oleh -245 Dilihat

Caption : Kafasharkan TNI-AL Manokwari Kolonel Laut (T) Rahmadi Subagya SE, MM Mendampingi Komandan Kapal KRI Teluk Bintuni 520, Letkol Laut (P) Agung Ariwibowo

 

MANOKWARI PapuaStar.com – Saat ini KRI Teluk Bintuni 520 sedang berlabuh di dermaga Biryosi Fasharkan TNI-AL  Manokwari. Setelah melakukan pengamanan perairan di perbatasan RI dan PNG.

Kafasharkan TNI AL Manokwari Kolonel Laut (T) Rahmadi Subagya, S.E., M.M mengatakan, Fasharkan TNI AL Manokwari memiliki tugas pokok sebagai Fasilitas yang mendukung Pelaksanaan Pemeliharaan dan Perbaikan bagi unsur-unsur KRI yang beroperasi di wilayah kerja Koarmada III.

“Fasharkan siap dan mampu memberikan dukungan serta Fungsinya sebagai Pangkalan bagi semua kapal KRI yang melintas di perairan Manokwari, dapat berlabuh didermaga Biryosi Fasharkan TNI-AL Manokwari,” terang Kafasharkan TNI-AL Manokwari, di ruang KRI Teluk Bintuni, Senin (04/05/2022).

Tak hanya itu saja, kata Rahmadani Subagya, Fasharkan Manokwari mengoptimalkan kemampuan yang dimiliki, sehingga mampu mendukung penuh setiap tugas terutama bagi unsur-unsur KRI dalam melaksanakan operasi di wilayah kerja Koarmada III.

“Dikatakan Rahmadi Subagya, Fungsi lainnya Fasharkan mampu mendukung unsur-unsur yang sedang beroperasi meliputi Pangkalan, Pembekalan dan Perbaikan. Serta tersedia juga sebagai tempat Istrahat dan Rekreasi sehingga diharapkan seluruh prajurit selalu memiliki kesiapan dan moril yang tinggi dalam melaksanakan setiap tugas,” jelas Kafasharkan Manokwari.

Komandan Kapal KRI Teluk Bintuni 520, Letkol Laut (P) Agung Ariwibowo menuturkan, kini sedang berlabuh di Fasharkan TNI-AL Manokwari memenuhi logistik untuk prajurit dan melakukan pengamanan perbatasan antara Republik Indonesia dan PNG sesuai dengan tugas dan fungsi dari Kolinlamil mendukung pergeseran material, personel, logistik dan pengamanan wilayah RI.

Lebih lanjut Agung Ariwibowo menjelaskan, Panglima Komando Lintas Laut Militer (Pangkolinlamil) Laksamana Muda TNI Erwin S Aldedharma menekankan selama pergeseran personel TNI AL dituntut memberikan pelayanan yang terbaik guna meningkatkan moril Anggota,” beber Komandan KRI Teluk Bintuni, kepada sejumlah wartawan,di ruangan makan kapal KRI Teluk Bintuni, Senin (04/04/2022).

Kini sedang berada di perairan Papua Barat, sehingga menjadi tanggung jawab kami karena berada di wilayah Koarma III dari pangilma Koarmada III juga menekankan KRI ini adalah bentuk implementasi untuk menjaga keamanan di perairan.

“Lanjut Agung Ariwibowo, jadi hal ini juga selaras yang disampaikan Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono Kasal bawah kehadiran dan keamanan laut perlu ditingkatkan untuk membantu mendukung pemulihan ekonomi rakyat,” ucapnya.

Sehingga kegiatan kita ini sesuai dengan fungsi yang diemban TNI – AL. Kami telah lakukan pengamanan sebagai eksistensi atau kehadiran KRI memberikan rasa aman bagi jasa industri yang berada di laut terutama masyarakat-masyarakat (Nelayan) yang bekerja ataupun berkegiatan di laut.

“Kehadiran KRI Teluk Bintuni menjangkau seluruh wilayah perairan Indonesia, pelayanan dalam pergeseran personel maupun materiil, dilakukan hingga ke Medan tugas,” papar Agung Ariwibowo.

Tentunya dalam perjalanan yang sangat jauh kami harus menjaga mentalitas dan mood mereka, jadi dilakukan olahraga bersama, kegiatan-kegiatan yang melibatkan seluruh prajurit dan ABK untuk menjaga kesehatan, tingkatkan stamina berlatih bersama, bertukar pikiran serta meningkatkan profesionalisme dari masing-masing prajurit.

“Kata Agung Ariwibowo, Apabila ada gangguan keamanan di laut terutama saat melintasi di Perairan Papua dan Papua Barat, KRI Teluk Bintuni dapat mengambil tindakan untuk keamanan di Papua Barat,” tegasnya. 

Secara geografis perjalanan dari Sorong, Manokwari maupun Jayapura itu lebih dekat dengan laut luas, sehingga kedaruratan bahaya nafigasi ataupun kecelakaan laut itulah fungsi utama keberadaan KRI Teluk Bintuni apabila hadir dilaut dapat bereaksi cepat dengan aksi untuk membantu.

“Agung Ariwibowo menambahkan, kemampuan kapal KRI Teluk Bintuni dapat mengangkut 900 personel dan selama operasi dilaksanakan kurang lebih 2 bulan berada di perairan Indonesia. Kapal ini juga dapat mengangkut 10 tank dan dilengkapi dengan meriam dan Helikopter.(PS-08)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *