Menuju Zona Integritas,BPOM Manokwari Miliki Sejumlah Inovasi

oleh -156 Dilihat

MANOKWARI, PapuaStar.com – Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) di Manokwari memiliki sejumlah program inovasi menuju Zona Integritas. Hal itu disampaikan Kepala BPOM di Manokwari, Herianto Baan, Senin (22/11/2021).

Inovasi pertama yang kini dimiliki BPOM Manokwari yakni peningkatan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dengan melakukan pendampingan sehingga berhasil mengeluarkan 18 ijin edar di tahun 2021.

Salah satu inovasi unggulan berbasis lokal yakni inovasi daun bungkus. Inovasi tersebut dipandang memiliki nilai jual tinggi terhadap peningkatan UMKM di Papua Barat.

“Inovasi daun bungkus itu adalah inovasi pendampingan UMKM yang sudah sukses yang kita lakukan supaya cepat mendapat ijin edar,” ungkap Herianto Baan.

Tak hanya inovasi daun bungkus. Salah satu produk lokal asal Kabupaten Fak-Fak yakni Balsem Pala. Kini Balsem Pala telah memiliki ijin edar dari BPOM, bahkan sudah di beredar hingga ke kota Bandung.

Beberapa inovasi produk lokal lainnya seperti coklat Ransiki asal kabupaten Manokwari Selatan dan abon ikan asal kota Sorong.

“Ada satu produk yaitu balsem pala dari fak-fak. Ini adalah produk balsem pertama di Papua Barat yang mendapat ijin edar dari BPOM. Sebelumnya juga Pemprov Papua Barat sudah mengirim 10.000 balsem pada ke Bandung. Kalau di Mansel ada coklat Ransiki, dan di Sorong ada Abon Ikan,” bebernya.

Sejumlah inovasi produk lokal yang mendapat pendampingan dan pengawasan BPOM dinilai sangat penting untuk di kembangkan, sebab mampu meningkatkan para UMKM di daerah.

“Ini sangat penting untuk meningkatkan UMKM di Papua Barat,” ungkap Herianto.

Inovasi lain adalah Gerakan Pembangunan Mahasiswa (Gerbang Mas) di Papua Barat. Herianto menjelaskan pada inovasi ini BPOM Manokwari lebih terfokus pada sumberdaya manusia di Papua Barat, yang berpotensi pada peningkatan indeks pembangunan manusia.

“Jadi kami kerjasama dengan Universitas Papua, agar mereka bisa magang di BPOM Manokwari. Ini adalah salah satu peningkatan kompetensi mahasiswa, supaya tumbuh indeks pembangunan manusia Papua Barat semakin meningkat,” tambahnya lagi.

Diantara sejumlah inovasi yang dimiliki, BPOM Manokwari juga melakukan inovasi dalam rangka membantu percepatan penanganan covid-19, yakni mengawasi pasokan vaksinasi hingga ke kampung dan pedalaman.(PS-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *