Ny. Hetty Andika Perkasa Kagumi Kreatifitas Persit Kodim 1801 Manokwari

oleh -103 Dilihat

MANOKWARI, PapuaStara.com – Stand UMKM Persit KCK Cabang XII Kodim 1801/Manokwari kedatangan tamu spesial, Rombongan tamu yang berkunjung di stand UMKM Persit ini adalah Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa dan Ketua Umum Dharma Pertiwi Ibu Hetty Andika Perkasa di Lapangan Borarsi Kabupaten Manokwari, Provinsi Papua Barat, Kamis (23/12/2021).

Kunjungan Panglima TNI dan Ketua Umum Dharma Pertiwi adalah dalam rangka kunjungan kerja ke wilayah Kodam XVIII/Kasuari khususnya Kabupaten Manokwari. Dalam kunjungan tersebut, Panglima TNI dan Ketua Umum Dharma Pertiwi menyempatkan mengunjungi Stand-stand kerajinan tangan yang sudah disiapkan oleh anggota persit dan kunjungan tersebut disambut langsung oleh Ketua Persit KCK Cabang XII Kodim 1801/Manokwari Ny. Zunam.

Stand UMKM Persit ini menampilkan berbagai macam kerajinan tangan serta hasil produksi tangan terampil para istri prajurit Kodim 1801/Manokwari mulai dari Kue Lontar Mini, Aneka Kripik, Aneka Tanaman hias, Kerajinan Tas dan yang cukup menarik perhatian rombongan adalah Buku Novel Kisah Cinta di Ujung Timur yang ditulis langsung oleh Ibu Persit. Melihat hasil UMKM yang kreatif ini, Ketua Umum Dharma Pertiwi.

Diakhir kunjunganya, Ny.Hetty Andika Perkasa menyatakan kekagumannya kepada para ibu-ibu serta mengapresiasi kreatifitas Persit KCK Cabang XII Kodim 1801/Manokwari , di tengah kesibukan menjadi ibu rumah tangga dan mendampingi tugas suami masih bisa berkarya dan menghasilkan karya seni yang indah dan jenis UMKM yang menarik.

Sementara itu, Ketua Persit KCK Cabang XII Kodim 1801/Manokwari Ny. Zunam menyampaikan bahwa Kunjungan Panglima TNI dan Ketua Umum Dharma Pertiwi ke Stand UMKM ini merupakan suatu kehormatan bagi Persit KCK Cabang XII untuk menyempatkan diri melihat hasil kreatif dari anggota Persit kami.

“Saya bersyukur karena istri anggota Kodim 1801/Manokwari ternyata cukup produktif. Sebagai istri Prajurit TNI kita jangan sampai memiliki waktu luang yang tidak bermanfaat, sepanjang mampu membantu perekonomian keluarga dan tidak mengganggu tugas dan kewajiban kita sebagai istri, bagi yang memiliki ketrampilan harus kita salurkan.” Tutupnya.(rls/PS-08)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *