Reses-III, Ketua DPR-PB : Minta Dukungan Masyarakat Pengerjaan Jalan Antar Kampung di Pegaf

oleh -61 Dilihat

PEGUNGAN ARFAK, PapuaStar.com – Ketua DPR Papua Barat Orgenes Wonggor, laksanakan agenda Reses III selama 7-14 November 2022, kali ini bersama masyarakat Kampung Amber, Kabupaten Pegunungan Arfak, Jumat (11/11/2022).

Dalam reses III tentu saja Ketua DPR Papua Barat Orgenes Wonggor menerima aspirasi dari masyarakat terkait pembangunan jalan antar kampung.

Ada banyak aspirasi yang disampaikan masyarakat, Namun dua hal yang menjadi catatan khusus prioritas utama adalah Gereja dan akses jalan penghubung antar kampung.

“Telah terealisasi pembangunan gereja yang sudah kami bantu, kini selesai dan akan diresmikan dalam waktu dekat ini 26 November 2022,” tutur Ketua Partai Golkar Pegunungan Arfak, kepada sejumlah wartawan, di kampung Amber, Kabupaten Pegunungan Arfak (Pegaf), Jumat (11/11/2022).

Dikatakan Orgenes Wonggor, kegunaan membuka akses jalan antar kampung lebih dekat serta mempermudah masyarakat mendistribusikan hasil kebun tanpa harus melakukan perjalanan jauh.

Perlu diketahui, di tahun 2022 ini sudah selesai melakukan survei jalan sepanjang 8 km, semoga di tahun 2023 sudah bisa di anggarkan dan dilaksanakan pengerjaan jalannya. Karena konsultan sudah survei dan menyerahkan dokumen kepada kami,” ucapnya.

Selanjutnya dokumen di serahkan kepada Penjab Gubernur Papua Barat Komjen Pol Purn Drs.Paulus Waterpauw M.Si dan diberikan melalui PUPR Papua Barat.

Tak hanya itu saja, Masyarakat juga meminta di km 7 Pegunungan Arfak agar dapat dirubah rute jalanya, di karenakan telah menelan banyak korban. Sehingga harus di rubah agar tidak ada lagi korban jiwa karena di kampung Amber sudah 2 orang yang menjadi korban kecelakaan maut.

Dalam pertemuan itu di balai kampung, Ketua Partai Golkar Pegunungan Arfak meminta dukungan serta berharap pengertian dari seluruh pihak masyarakat di kampung Amber agar tidak ada yang palang jalan juga tak meminta ganti rugi lahan di saat berjalannya proses pengerjaan jalan. Karena itu akan menghambat proses pembangunan jalan,” tandas Orgenes Wonggor.(PS-08)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *