Satlantas Polres Manokwari Semakin Gencar Edukasi Pengendara Bermuatan Overload 

oleh -141 Dilihat
MANOKWARI, PapuaStar.com – Satlantas Polres Manokwari kini semakin gencar melakukan edukasi Truk Over Dimensi dan Overloading (ODOL) Truk yang melebihi muatan atau overload sekaligus mengingatkan pengendara menggunakan masker, serta memeriksa kelengkapan dokumen kendaraan roda dua dan roda empat, di Jalan Yos Sudarso (Toko Utama), Rabu (23/02/2022).
Kapolres Manokwari AKBP Parasian Herman Gultom melalui Kasat Lantas Iptu Subhan S. Ohoimas menuturkan, dalam operasi ini polantas menjaring Truk yang melebihi muatan atau overload serta pemeriksaan fungsi kelengkapan surat-surat kendaraan seperti : SIM,STNK dan kelengkapan fungsi keselamatan seperti Ban, lampu sein, kaca spion dan Helm masih banyak Satlantas Polres Manokwari temukan.
Dikatakan, dari operasi ini, berhasil menindak tegas penilangan kepada 14 pelanggaran yang terdiri dari, pelanggaran penggunaan helm 9 pelanggaran, 5 pelanggaran STNK 5,” beber Kasatlantas Polres Manokwari.
Selain itu, edukasi berupa peneguran sebanyak 15 yang terdiri dari 4 pelanggaran overdimensi berupa perubahan bak truck yang tidak sesuai dengan ketentuan.
“Tak hanya itu saja, ada 6 pelanggaran overload berupa kelebihan muatan dan mengabaikan faktor keselamatan penumpang 5 pelanggaran mengunakan handphone saat mengendarai kendaraan,” ucap Subhan S. Ohoimas.
Disilpin Prokes juga Satlantas membagikan 30 masker kepada pengemudi yang tidak menggunakan masker saat mengendarai kendaraan. Secara selectif dan prioritas terhadap pelanggaran kasat mata seperti penggunaan masker dan helm ditindak.
“Kasat Lantas Iptu Subhan S. Ohoimas berharap, dapat membangun disiplin berlalu lintas dan harus dijadikan dalam sebuah gerakan bersama mengingat Manokwari adalah ibu kota Provinsi,” terang Kasatlantas Polres Manokwari.
Selain itu, kata Subhan S. Ohoimas permasalahan lalu lintas yang ada terkadang lebih cepat terjadi di bandingkan penangan permasalahan yang terjadi.
“Ia menambahkan, jalan yang aman buat berkendaraan hanya bisa dilakukan apabila semua pihak mau menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas dan mematuhi tata tertib belalu lintas walaupun tidak ada petugas di lapangan,” tandas Iptu Subhan S. Ohoimas.(PS-08)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *