Tari Yospan Adalah Budaya Orang Papua yang Harus di Lestarikan

oleh -265 Dilihat

MANOKWARI, PapuaStar.com – Rangkaian kegiatan menyongsong puncak peringatan HUT Kota Manokwari ke-124 terus diramaikan dengan berbagai agenda. Mulai dari bersih-bersih lingkungan hingga berbagai jenis lomba yang diselenggarakan.

Rabu, 19 Oktober 2022 pemerintah kabupaten Manokwari melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan melaksanakan kegiatan Yospan, dengan mengambil start dari Jl. Merdeka hingga finish di lapangan Borasi.

Kegiatan Yospan tersebut dilepas langsung oleh Wakil Bupati Manokwari Drs. Edi Budoyo.

Dalam sambutan tertulis Bupati Manokwari yang dibacakan Wakil Bupati Drs. Edi Budoyo mengingatkan para peserta untuk menunjukan kreatifitas yang terbaik dalam grup selama proses Yospan hingga di finish nanti. Karena kekompakan dan keharmonisan gerakan merupakan salah satu indikator penilaian pada lomba Yospan tersebut.

Caption Foto : Lomba Yospan menyongsong HUT Kota Manokwari ke-124, dilepas oleh Wakil Bupati Manokwari Drs. Edi Budoyo.(PS-01)

“Kegiatan ini kita harus sambut dengan sukacita dan kegembiraan. Sehingga kebersamaan bisa kita jalin dengan baik didalam tim,” ungkap Drs. Edi Budoyo, Selasa (19/10/2022).

Ini lanjut Budoyo, Tari Yospan adalah salah satu etnik Papua yang harus dilestarikan. Sebab diakuinya tarian Yospan tidak dimiliki oleh daerah lain di Indonesia, hanya saja di tanah Papua. Dengan demikian menjadi kewajiban semua pihak untuk di kembangkan.

“Ini meski dalam menyongsong HUT Kota Manokwari ke-124, namun sebagai wujud melestarikan budaya kita sebagai orang Papua. Karena hal ini hanya ada di Papua,” tandas Drs. Edi Budoyo.

Dalam pelaksanaan lomba yospan ini diramaikan oleh sedikitnya 37 grup tari dari semua komponen mulai dari pelajar, OPD hingga umum.(PS-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *