Tim SAR Gabungan : Lanjutkan Pencarian Tiga Nelayan Hilang Kontak, Perairan Utara Pulau Numfor

oleh -72 Dilihat

MANOKWARI, PapuaStar.com– Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Manokwari melanjutkan Operasi SAR terhadap tiga nelayan yang dilaporkan hilang kontak di perairan utara Pulau Numfor, Kabupaten Biak Numfor, Provinsi Papua.

Informasi kejadian diterima Kantor SAR Manokwari melalui Radiogram Nomor: 063/SAR-04/0726 dari Kantor SAR Biak pada Kamis, 16 Juli 2026 pukul 17.30 WIT. Berdasarkan laporan, ketiga korban diketahui berangkat melaut untuk memancing dan terakhir terlihat oleh seorang saksi pada Jumat, 10 Juli 2026 pukul 12.00 WIT di perairan utara Pulau Numfor. Hingga saat ini, ketiganya belum kembali sehingga dilakukan operasi pencarian.

Adapun identitas korban yang masih dalam pencarian yaitu:

1. Saiful
2. Asri
3. Armin

Pada hari kedua operasi, Jumat (17/7), Tim SAR Gabungan melaksanakan briefing dan pengecekan kesiapan personel serta peralatan pada pukul 07.00 WIT. Selanjutnya pukul 07.30 WIT, tim bergerak menuju area pencarian menggunakan RIB 02 untuk melakukan penyisiran secara visual di atas permukaan laut pada area pencarian seluas sekitar 69,2 mil laut persegi.

Selain penyisiran di laut, upaya pencarian juga diperkuat melalui penyebarluasan informasi (broadcast) kepada SROP Manokwari dan koordinasi dengan Kantor SAR Sorong serta para nelayan yang beraktivitas di sekitar lokasi pencarian agar segera memberikan informasi apabila menemukan tanda-tanda keberadaan korban maupun perahu yang digunakan.

Operasi SAR melibatkan unsur dari Kantor SAR Manokwari, Kantor SAR Biak, dan SROP Manokwari, dengan didukung satu unit Rescue Car, satu unit RIB 02, perangkat komunikasi, peralatan water rescue, serta peralatan pendukung lainnya.

Berdasarkan prakiraan cuaca di lokasi operasi, kondisi cuaca diperkirakan berawan dengan kecepatan angin 4–10 knot, tinggi gelombang 0,5–1,25 meter, arah angin dari Tenggara, arus menuju Barat, serta jarak pandang kurang dari 8 kilometer.

Kepala Kantor SAR Manokwari, Yefri Sabaruddin, S.P., M.A.P., menyampaikan bahwa seluruh unsur SAR akan terus mengoptimalkan upaya pencarian dengan mengedepankan keselamatan personel di lapangan.

Tim SAR Gabungan juga melakukan teknik intersep berdasarkan SARmaps dengan mengikuti perkiraan posisi korban yang *telah memasuki Hari ke 6 sejak kejadian loscontak*, kemungkinan terbawa arus hingga perairan disekitar pulau kaki hingga memasuki wilayah pencarian Kantor SAR Sorong.

“Tim SAR Gabungan akan terus melaksanakan pencarian secara maksimal sesuai rencana operasi yang telah disusun. Kami juga mengharapkan dukungan dari masyarakat pesisir dan para nelayan yang beraktivitas di sekitar lokasi agar segera melaporkan apabila melihat atau menemukan tanda-tanda keberadaan korban,” ujarnya.

Operasi SAR masih terus berlangsung. Perkembangan lebih lanjut akan disampaikan secara berkala sesuai hasil pelaksanaan operasi di lapangan.(Hms/405)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *