Antisipasi Napza Masuk ke Sekolah, Disdikbud Manokwari Diminta Kolaborasi dengan BNN PB

oleh -205 Dilihat

MANOKWARI, PapuaStar.com – Maraknya peredaran obat terlarang di Manokwari khususnya dikalangan pelajar saat ini menjadi keprihatinan pemerintah daerah.

Hal ini tentunya sangat berpengaruh pada masa depan generasi bangsa yang dapat berujung pada berbagai jenis tindak kriminalitas yang terjadi ditengah masyarakat bahkan dikalangan pelajar sendiri.

Menanggapinya, Bupati Hermus Indou memerintahkan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Manokwari untuk segera melakukan langkah-langkah antisipasi. Sehingga barang haram tersebut tidak menguasai dunia pendidikan.

Sebab diketahui, dampak buruk penyalahgunaan obat terlarang adalah masa depan anak, kesehatan bahkan kriminalitas akibat pengaruh obat-obatan tersebut.

“Antisipasi obat terlarang dilingkungan sekolah. Dinas terkait segera bekerja sama dengan BNN Papua Barat agar lakukan swiping ke sekolah-sekolah. Karena sudah darurat ini lingkungan kita,” tandas Bupati Hermus Indou, Senin (12/9/2022).

Kondisi yang sudah darurat ini tidak mesti menjadi tanggungjawab satu pihak. Namun pemangku kebijakan ditingkat distrik hingga RT dan RW harus berperan penting untuk mencegah penyebaran obat-obat terlarang tersebut, sehingga wilayah Manokwari benar-benar bersih.

“Tidak hanya sekolah, tapi juga lingkungan sosial. OPD terkait, distrik, lurah dan RT/RW segera tindaklanjuti hal ini,” pungkas mantan Ketua KNPI Papua Barat itu.(PS-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *