Bupati Manokwari Kecam Aksi Biadab KKB Terhadap Warga Sipil, ini Penegasannya

oleh -140 Dilihat

MANOKWARI, PapuaStar.com – Bupati Manokwari Hermus Indou mengecam keras aksi brutal kelompok kriminal bersenjata yang membantai para pekerja jalan hingga menewaskan 4 orang, Senin (3/10/2022).

Kepada awak media di ruang kerjanya, Bupati menegaskan ;

1. Kami menyampaikan rasa duka cita yang sangat mendalam kepada keluarga korban atas meninggalnya 4 korban warga sipil asal Sulawesi Selatan yang terbunuh oleh kelompok kriminal bersenjata diperbatasan Bintuni dan Maybrat. Kiranya Tuhan senantiasa memberikan ketabahan kepada keluarga korban untuk bisa menerima kejadian ini secara ikhlas.

2. Kami mengecam dan mengutuk setiap tindakan yang tidak manusiawi dan biadab yang telah melanggar hak asasi manusia dan menewaskan 4 orang warga sipil.

3. Kami mendesak TNI Polri untuk tidak hanya mengevaluasi dan mengirim jenazah korban hingga ke kampung halaman. Tetapi kami sangat berharap TNI Polri sebagai alat negara harus mampu melindungi dan menyelematkan setiap warga negara Indonesia yang berdiam dan membangun kehidupannya di tanah Papua. Untuk itu TNI Polri segera memburu dan mengejar serta penangkapan kepada seluruh pelaku kejahatan yang menewaskan 4 warga sipil asal Sulawesi Selatan, serta memproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku dan menjatuhkan hukuman yang seberat-beratnya.

4. Kami menghimbau masyarakat di Kabupaten Manokwari untuk tetap waspada dan bersama TNI Polri untuk dapat mendeteksi dini terhadap semua orang yang tidak dikenal yang hendak menyusup masuk di wilayah adat kita dengan tujuan memprovokasi dengan ideologi lain diluar ideologi Pancasila, bahkan hendak menciptakan huru hara sehingga mengacaukan Kamtibmas di kabupaten Manokwari.

5. Kami mengimbau kepada TNI Polri bahwa dalam melaksanakan tugas Kamtibmas dan pengamanan kedaulatan negara supaya tidak menganggap remeh berjalan tanpa membawa senjata. Karena tentara dan polisi wajib dalam bertugas harus membawa senjata dan kita harus belajar dari pengalaman yang sudah-sudah, banyak anggota TNI Polri dibunuh oleh orang tidak di kenal.

“Mari kita jaga wilayah kita agar tetap aman dan damai serta waspada terhadap setiap orang yang hendak menyusup ke daerah kita dengan tujuan yang ingin mengancam kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” tutup Hermus Indou.(PS-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *