Dandim Kodim 1812 : Mohammad Isnaini dan Personel, Evakuasi Masyarakat Alami Kecelakaan Perjalanan Ke Pegaf

oleh -266 Dilihat

PEGAF, PapuaStar.com-Kodim 1812/Pegunungan Arfak Evakuasi Penumpang yang Terjebak di dalam mobil Dikarenakan kecelakaan perjalanan ke pegunungan Arfak depan mata Dandim dan Personel Kodim 1812/Pegunungan Arfak,di ruangan Kerja, Rabu (16/09/2026).

“Dandim Kodim 1812/Pegunungan Arfak Letkol Inf Mohammad Isnaini menuturkan, hobbynya senang mengunakan motor kemana-mana terutama naik motor trail ke pegunungan Arfak (pegaf) tidak menggunakan mobil dinas Hilux, walaupun memang ada mobil dinasnya,” bebernya kepada PapuaStar.com.

Tapi kenyataannya di perjalanan naik ke pegunungan Arfak ada saja yang terjadi di perjalanan, terutama yang terjadi di depan mata sendiri pada Sabtu (12/09/2026), mobil Hilux kecelakaan dalam perjalanan ke pegunungan Arfak mobilnya terbalik karena kejadian di depan mata, otomatis Dandim dan Personel Menolong Masyarakat dengan cara cepat evakuasi korban kecelakaan.

“Bersyukur semuanya Penumpang dan supirnya selamat tidak ada korban, Walaupun alami kecelakaan dalam perjalanan, lebih bersyukur lagi kecelakaannya tidak sampai masuk jurang,” terang Dandim Kodim 1812/Pegunungan Arfak Letkol Inf Mohammad Isnaini.

Kata Dandim Mohammad Isnaini, Masyarakat tidak ada kesadaran dalam hal memperhatikan mobil, sesukanya saja naik mobil tidak perhatikan supir gasnya, pindah gigi ke berapa, padahal tidak perlu gas tinggi, kenyataan Kecelakaan sering terjadi di pegunungan Arfak, mobil bisa naik dengan rute jalan pegaf yang menanjak.

“Tentu saja siapa pun membawa mobil harus ada kelengkapan kendaraan, seperti SIM,STNK, jadi tau tidak ada masalah, karena semua sopir otomatis ada SIM berarti sudah melewati ujian cara membawa mobil, apalagi melewati tantangan rute ke Pegaf tidak semua jalan mulus, belum lagi ketemu dengan sungai, jadi hati-hati untuk semua yang membawa kendaraan,” jelasnya.

Dandim Kodim 1812/Pegunungan Arfak Letkol Inf Mohammad Isnaini berharap, masyarakat Pengunungan Arfak memperhatikan yang membawa mobil terlalu cepat untuk ditegur, membawa mobil secara normal pasti selamat dalam perjalanan ke pegaf.

“Terlalu cepat ada saja yang terjadi, karena rute jalan ke pegunungan Arfak itu tidak mudah, tidak juga semua jalan di pegunungan Arfak itu mulus, jangan sampai ada korban kecelakaan baru menyadari kesalahan, lebih baik semua secara normal saja, disadari dari sekarang membawa penumpang dengan selamat sampai tujuan.,”pungkasnya.(PS-08)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *