Dipimpin TNI, SMA Unggulan Taruna di Manokwari Siap Bina Generasi Papua

oleh -96 Dilihat

MANOKWARI, PapuaStar.com – Kapoksahli Pangdam XVIII/Kasuari Brigjen TNI Yusuf Ragainaga selaku Kepala SMA Unggulan Taruna Kasuari Nusantara Papua Barat, membuka kegiatan penataran pelatih dan pembina siswa SMA Unggulan Taruna Kasuari Nusantara Papua Barat, di balai latihan kehutanan (BLK) Sanggeng-Manokwari, Papua Barat, Jumat (30/07/2021)

Kepala SMA Unggulan Taruna Kasuari Nusantara Papua Barat, Kapoksahli Pangdam XVIII/Kasuari Brigjen TNI Yusuf Ragainaga mengatakan, SMA Unggulan ini merupakan prakarsa Pemerintah Provinsi Papua Barat dan stakeholder terkait yang bergerak cepat melakukan pembenahan sehingga sekolah unggulan tersebut segera beroperasi pada tahun 2021 ini yang sejalan dengan visi dan misi pemerintah sesuai amanat Undang-Undang Otonomi Khusus.

“Pada awal bulan Juli 2021 Pemerintah Provinsi Papua Barat melalui Gubernur telah melayangkan surat permintaan Kepada Kodam XVIII/Kasuari untuk Terlibat dalam pembinaan Karakter terhadap peserta didik SMA Taruna Kasuari. Berdasarkan hal tersebut Pangdam XVIII/Kasuari Mayjen I Nyoman Cantiasa menunjuk Kapoksahli sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala SMA Taruna Kasuari dan hari ini kita boleh bertemu,” jelasnya kepada sejumlah wartawan, di BLK Kehutanan Manokwari, Jumat (30/07/2021)

Ia juga menyampaikan kepada seluruh pelatih dan pembina dapat membantu dalam rangka masa orientasi terhadap siswa-siswi yang nantinya akan dilaksanakan selama 3 bulan.

“Saya harapkan kalian yang ada di sini agar sungguh-sungguh membantu Pemda khusunya terlibat dalam membentuk karakter siswa yang ada di sini. Kalian sebagai tenaga pendidik akan mengorientasi siswa selama 3 bulan,” ucapnya.

Lebih lanjut Ragainaga mengatakan, bahwa hal ini merupakan langkah yang sangat luar biasa Pemerintah untuk membangun tanah Papua.

“Keunggulan yang saya lihat disini yaitu MoU dengan sekolah yang secara umum sudah diakui secara nasional yaitu SMA Taruna Nusantara berada di Magelang yang unggul dalam konsep berpikir dan sangat bagus,” terang Ragainaga.

Ragainaga menyatakan, outcome dari sekolah ini yaitu hampir sama dengan SMA Taruna Nusantara diantaranya lulusannya dapat melanjutkan jenjang karir ke TNI, Polri atau pada instansi manapun, karena lulusannya mempunyai kualifikasi, kemampuan dan karakter yang baik.

“Memang untuk membentuk sekolah unggulan itu sangat berat dan ini merupakan tanggung jawab kita bersama untuk memajukan Papua,” kata Yusuf Ragainaga.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Papua Barat, Barnabas Dowansiba menjelaskan, dengan adanya kedatangan para guru, pelatih dan pembina saat ini, untuk merubah anak-anak Papua lain daripada yang lain.

“Kita akan membawa anak-anak yang ada di SMA ini beda dengan SMA yang lain dan ini harus diingat baik-baik, pertama harus membentuk karakter yang nantinya siap sedia dalam hal bela Negara,” tuturnya.

Dikatakan, perlu diketahui Siswa SMA Unggulan Taruna Kasuari Nusantara Papua Barat saat ini berjumlah 74 orang, dengan jumlah guru sebanyak 20 orang. Sebelumnya para siswa akan mengalami masa orientasi atau pengenalan terhadap sekolah yang melibatkan personel dari Kodam XVIII/Kasuari. Nantinya kurikulum yang akan dijalankan selain kurikulum SMA terdapat dua kurikulum tambahan yaitu bela negara dan budaya lokal.

“Mantan Kadis Pendidikan Manokwari ini menambahkan, dua hal yang nantinya akan menjadi pelengkap pengetahuan anak-anak kita ini. Sehingga mereka setelah dari SMA ini, sudah mempunyai disiplin yang bagus, jadi jangan hanya pandai saja namun tidak memiliki karakter yang baik,” Jelas Barnabas Dowansiba.(rls/PS-08)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *