Dirujuk Ke RSUD Elia Waran, Piolen Sayori: Rasakan Manfaat JKN, Sakit Serius Dilidah

oleh -125 Dilihat

MANOKWARI, PapuaStar.com-Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) terus membuktikan perannya dalam memberikan perlindungan kesehatan bagi masyarakat. Hal tersebut dirasakan langsung oleh Piolen Sayori (31), asal Kabupaten Manokwari Selatan yang terdaftar sebagai peserta JKN segmen Penerima Bantuan Iuran (PBI) Pemerintah Daerah, yang membagikan pengalamannya dalam mengakses layanan kesehatan saat menghadapi kondisi sakit yang cukup serius.

“Awalnya saya merasakan ketidaknyamanan pada lidah, seolah ada kondisi yang tidak normal. Saya sempat berpikir hal tersebut hanya luka biasa atau mungkin sariawan, namun rasa sakitnya justru semakin bertambah. Karena tidak dapat menahan rasa nyeri dan merasa khawatir, saya kemudian memeriksakan diri ke puskesmas,” ucapnya.

Setelah menjalani pemeriksaan awal di fasilitas kesehatan Tingkat pertama (FKTP) terdaftarnya, Piolen kemudian dirujuk ke rumah sakit RSUD Elia Waran untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

“Saat dokter menyampaikan bahwa saya harus menjalani perawatan akibat luka yang cukup parah di bagian mulut dan memerlukan penanganan maksimal, saya merasa sangat takut dan khawatir, terlebih memikirkan biaya pengobatan yang tidak sedikit,” ujarnya.

Di tengah perjuangannya melawan penyakit, Piolen merasakan bahwa Program JKN menjadi penopang harapan.

Ia menyadari bahwa biaya pengobatan yang semakin tinggi dapat menjadi beban berat. Namun, sebagai peserta JKN, ia merasa lebih tenang karena tetap dapat memperoleh layanan kesehatan tanpa kendala.

“Berkat keaktifan saya sebagai peserta JKN, saya merasa lebih tenang karena tidak perlu memikirkan biaya pengobatan, sehingga saya dapat lebih fokus pada proses penyembuhan,” ungkap Piolen.

Lebih lanjut, Piolen juga menyampaikan apresiasinya terhadap pelayanan yang diberikan oleh pihak RSUD Elia Waran. Ia menilai tenaga medis telah memberikan pelayanan yang baik, penuh perhatian, serta profesional selama masa perawatan.

“Saya merasa pelayanan dari dokter dan perawat sangat baik. Mereka memberikan perhatian dan merawat saya secara profesional, semua ditangani dengan baik. Kalau tidak ada BPJS Kesehatan, mungkin biayanya besar sekali,” tuturnya.

Pengalaman tersebut membuat Piolen dan keluarganya semakin menyadari bahwa Program JKN adalah perlindungan yang sangat berarti. Ia menuturkan bahwa menjaga keaktifan kepesertaan menjadi hal penting, karena sakit dapat datang kapan saja dengan biaya yang tidak sedikit.

Kisah Piolen juga menjadi bukti bahwa di balik setiap ujian kesehatan selalu terselip harapan. Program JKN tidak hanya menghadirkan jaminan layanan kesehatan, tetapi juga memberikan rasa aman, ketenangan, serta kekuatan bagi peserta untuk tetap bertahan dan bangkit di masa sulit.

“Saya sangat bersyukur menjadi peserta JKN. Terima kasih karena sudah membantu saya di saat yang paling sulit dalam hidup saya,” tandas Piolen.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *