Dukung Perkembangan Pendidikan Generasi Milenial Papua Barat, BI Berikan 75 Beasiswa Mahasiswa UNIPA

oleh -158 Dilihat

MANOKWARI, PapuaStar.com – 75 mahasiswa Universitas Papua (UNIPA) menerima beasiswa dari Bank Indonesia (BI) Papua Barat mengikut kegiatan capacity building Generasi Baru Indonesia (GenBI), di Resto Yen Beba Pasir Putih-Manokwari, Kamis (23/11/2023).

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Papua Barat, Rommy Tamawiwy mengatakan, pencapaian terbaik dan membanggakan, serta mencerminkan komitmen Bank Indonesia dalam mendukung pendidikan juga pengembangan generasi muda di Papua Barat.

“Sejak tahun 2019 hingga tahun 2023, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Papua Barat telah memberikan beasiswa kepada 595 mahasiswa UNIPA,” tuturnya dihadapan seluruh mahasiswa, Suster Biara dan komunitas pantai di Manokwari, Kamis (23/11/2023).

Melalui beasiswa GenBI, para mahasiswa dapat mengembangkan potensi mereka secara maksimal, tidak hanya dalam bidang akademik, tetapi juga dalam kepemimpinan dan kontribusi sosial.

“Kami percaya, kata Tamawiwy, pendidikan adalah kunci utama dalam membentuk masa depan yang cerah dan berkelanjutan,” ucapnya.

Melalui inisiatif ini, BI ingin melihat generasi muda Papua Barat tumbuh menjadi pemimpin dan inovator yang akan membawa perubahan positif bagi daerah dan bangsa.

“Lebih lanjut Rommy Tamawiwy menjelaskan, meningkatkan peran sebagai endorser kebijakan Bank Indonesia, GenBI wajib dibekali dengan materi kebanksentralan dan materi pendukung lainnya yang telah distandarisasi,” terangnya.

Untuk itu, diperlukan Capcity Building yang dilaksanakan di KPw BI Provinsi Papua Barat untuk memberikan pengetahuan dan ketrampilan guna meningkatkan kompetensi anggota GenBI.

“Kegiatan Capacity Building GenBI diharapkan dapat menghasilkan output yang memberikan dampak positif dan masif baik kepada GenBI maupun Bank Indonesia, serta dapat ditelusuri dan diukur keberhasilannya secara mudah,” tandas Rommy Tamawiwy.

Peserta wajib membuat output publikasi mengenai materi yang diberikan atau mengenai kebijakan BI. Selain mengasah kemampuan hardskill dan softskill, GenBI juga perlu mendapatkan pelatihan kesadaran dan kepeduliannya untuk berbagi serta dapat bermanfaat bagi sesama manusia dan lingkungan sekitar.

“Dalam melaksanakan program tersebut, GenBI juga dapat menyampaikan pesan terkait kebijakan serta peran dan tugas BI sehingga sekaligus dapat meningkatkan pengetahuan maupun literasi masyarakat terkait BI,” imbuhnya.

Pesan utama tersebut terkait dengan peran dan tugas BI seperti Program CBP Rupiah, QRIS, GNPIP, EkSyar, Inklusi Keuangan dan GBBI.

“Tamawiwy mengingatkan Bung Karno pernah berkata, “Barangsiapa ingin mutiara, harus berani terjun di lautan yang dalam” ujarnya.

Tentunya besar harapan kami, ilmu-ilmu dari Capacity Building nantinya dapat mematangkan potensi adik-adik GenBI menjadi role model bagi mahasiswa-mahasiswi lainnya untuk berkarya dan berkontribusi nyata bagi masyarakat Papua Barat.

“Melalui program-program yang bersifat edukasi, pengabdian sosial, kepedulian terhadap lingkungan, serta program-program positif lainnya,” papar Tamawiwy.

Diharapkan adanya peningkatan kontribusi dari adik-adik GenBI periode 2023/2024 pada pelaksanaan kegiatan yang diadakan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Papua Barat maupun Bank Indonesia wide.

“Ikutilah seluruh program dengan penuh kesungguhan, selanjutnya dapat terus berkomitmen dan menjalankan amanah dengan sebaik-baiknya,” paparnya.

Semua kebijakan dan langkah yang ditempuh oleh Bank Indonesia termasuk melalui Program Dedikasi untuk Negeri semata-mata hanya untuk kemajuan Negeri dan mendukung kemandirian ekonomi masyarakat di tengah tantangan pemulihan ekonomi.

“Bank Indonesia senantiasa memiliki komitmen yang kuat dan memberi pengabdian terbaik untuk mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat dan mendukung pertumbuhan ekonomi serta mengakselerasi pemulihan ekonomi nasional,” pungkas Rommy Tamawiwy.(PS-08)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *