PEGUNUNGAN ARFAK, PapuaStar.com– Ketua DPC BMP RI Kabupaten Pegunungan Arfak, Jerkius Saiba, mengajak seluruh elemen masyarakat Papua untuk bersama-sama menjaga kedamaian dan tidak menjadikan kekerasan sebagai jalan dalam menyelesaikan persoalan.
Ajakan tersebut disampaikan Jerkius menyikapi insiden penembakan terhadap warga sipil yang terjadi di wilayah Distrik Welesi, Kabupaten Jayawijaya, pada 8 Agustus 2026 dalam rangkaian kegiatan Festival Lembah Baliem.
Jerkius menyampaikan keprihatinan sekaligus mengecam tindakan kekerasan tersebut. Namun, ia menekankan bahwa respons terhadap persoalan keamanan harus tetap diarahkan pada upaya menjaga ketenangan masyarakat dan mencegah berkembangnya kekerasan baru.
“Hal-hal seperti ini sebenarnya tidak boleh terjadi di Tanah Papua. Kita harus menjaga Tanah Papua agar aman, damai dan sejahtera,” ujar Jerkius.
Menurutnya, masyarakat Papua memiliki kepentingan yang sama untuk melihat daerahnya berkembang dalam suasana aman. Karena itu, berbagai persoalan yang muncul di tengah masyarakat perlu dihadapi dengan kepala dingin dan mengedepankan kepentingan masyarakat luas.
Jerkius juga mengajak tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh perempuan, tokoh pemuda serta pemerintah untuk mengambil bagian dalam menjaga keamanan dan ketertiban. Menurutnya, menjaga kedamaian Papua bukan hanya menjadi tanggung jawab satu pihak, tetapi merupakan tanggung jawab bersama.
“Kita semua harus mau membahu untuk menjaga keamanan dan ketertiban di Tanah Papua ini. Jangan sampai Papua menjadi tempat yang terus diwarnai kekerasan dan tidak membawa perubahan bagi masyarakat,” katanya.
Ia menilai pembangunan dan kesejahteraan masyarakat harus menjadi perhatian bersama. Menurut Jerkius, energi masyarakat sebaiknya diarahkan untuk mendorong pembangunan yang memberikan manfaat nyata, khususnya pembangunan yang menyentuh kebutuhan masyarakat secara langsung.
Jerkius juga mengingatkan pentingnya menjaga generasi muda agar tidak menjadikan kekerasan sebagai contoh dalam menyelesaikan persoalan.
“Jangan sampai hal-hal seperti ini menjadi motivasi atau dorongan bagi generasi-generasi berikutnya untuk melakukan hal yang sama. Mari kita membangun Papua dengan cara yang baik,” ujarnya.
Menjelang HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, Jerkius mengajak masyarakat menyambut momentum kemerdekaan dengan suka cita dan rasa syukur serta menjadikannya sebagai kesempatan untuk memperkuat persatuan.
Menurutnya, kemerdekaan harus menjadi ruang bersama bagi masyarakat untuk melihat masa depan yang lebih baik, termasuk mewujudkan Papua yang aman, damai dan sejahtera.
“Mari kita menyambut kemerdekaan ini dengan baik, dengan suka cita dan bersyukur kepada Tuhan. Kita berharap ke depan negara ini menjadi semakin maju, makmur dan mensejahterakan seluruh masyarakat,” tutur Jerkius.
Ajakan tersebut menjadi bagian dari upaya DPC BMP RI Kabupaten Pegunungan Arfak untuk mendorong ruang dialog dan kebersamaan di tengah masyarakat. Bagi Jerkius, perbedaan pandangan tidak seharusnya menghilangkan tujuan bersama untuk menjaga Papua tetap damai dan memberikan masa depan yang lebih baik bagi generasi berikutnya.
Post Views: 49