Kaya Akan Pesan Moral, Mayjen TNI Gabriel Lema Sebut Film “Taklukkan Mimpi” Tak Ternilai Harganya

oleh -161 Dilihat

MANOKWARI, PapuaStar.com – Panglima Kodam XVIII/Kasuari Mayjen TNI Gabriel Lema, sekaligus produser salah satu film layar lebar di Papua Barat berjudul “Taklukkan Mimpi” mengaku bangga dengan hasil karya dalam seni peran putra putri terbaik Papua Barat.

Film “Taklukkan Mimpi” merupakan film layar lebar pertama yang diperankan oleh putra putri Papua Barat tepatnya kabupaten Teluk Wondama telah memberikan warna baru dalam dunia perfilman. Ini membuktikan kemampuan seni peran oleh putra putri Papua Barat hampir setara dengan bintang film ternama di tanah air.

Caption Foto : Pangdam XVIII/Kasuari dan Kapolda Papua Barat bersama rombongan hendak nonton bareng Film “Taklukkan Mimpi” di studio 1 XXI Manokwari.(PS-01)

Mayjen TNI Gabriel mengaku bahwa film “Taklukkan Mimpi” ini sarat dengan pesan yang mana ingin menyampaikan kepada putra putri di Papua Barat bahwa dengan niat yang kuat dibarengi kerja keras yang gigih dapat mewujudkan cita-cita.

“Dapat saya katakan, anak-anak Papua Barat sudah dapat membaut produk dari film yang baru saja kita tonton selama 2 hari, tentunya sarat dengan pesan yang disampaikan,” ungkap Panglima Kodam XVIII/Kasuari Mayjen TNI Gabriel Lema, Jumat (9/9/2022).

Film garapan sutrada Sukris Giyantoro Sianturi ini juga mengajarkan bagi putra putri Papua Barat untuk tidak menyerah dengan situasi dan keadaan yang terjadi. Namun terus berjuang dengan menuruti segala aturan yang ada. Yang utama adalah, memiliki iman yang kokoh ditengah kebersamaan dalam perbedaan.

Caption Foto : Lobi XXI Manokwari di padati masyarakat yang ingin menonton Film “Taklukkan Mimpi”.(PS-01)

“Terus terang film ini semua dalam konteks asli, manusianya, alamnya, kehidupannya dan cara berfikir yang mengandung suatu nilai seni yang tidak ternilai harganya,” terang sang produser.

Kebahagiaan yang tengah dirasakan oleh sang produser ini rupanya menjadi kebanggaan tersendiri. Sebab diakuinya, seluruh crew yang terlibat bahkan peralatan yang digunakan masih sangat sederhana dan terbatas, namun mampu memberikan bukti kepada masyarakat.

“Film ini dapat memberikan inspirasi kepada generasi muda bukan saja di Papua Barat, tetapi secara nasional. Karena ini hasil bukan dalam konteks peran saja, tapi bagaimana mereka bekerja dengan keterbatasan itu mampu melahirkan suatu film,” sambung Mayjen TNI Gabriel.

Pangdam berharap film “Taklukkan Mimpi” akan menjadi pintu bagi putra putri Papua Barat agar selalu memanfaatkan talenta yang dititipkan Tuhan dalam diri masing-masing orang.

“Produk pertama ini semoga dapat membesarkan hati anak-anak kita untuk dapat berkarya lebih besar lagi dalam hal saja,” cetus Pangdam.

Nantinya, Pangdam XVIII/Kasuari berencana akan menyebarkan film “Taklukkan Mimpi” ke seluruh Indonesia bahwa kita yang ada di Papua Barat juga bisa.(PS-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *