Paket Siri Pinang, Jadi Metode Satlantas Manokwari Edukasi Disiplin Berlalu Lintas

oleh -136 Dilihat

MANOKWARI, PapuaStar.com – Tidak kehabisan akal, Satuan Lalu Lintas Polres Manokwari terus mengedukasi masyarakat untuk disiplin berlalu lintas. Kali ini Satlantas memiliki metode terbaru yakni menggunakan budaya Siri Pinang.

Budaya Siri Pinang dipercaya sebagai makanan persahabatan di tanah Papua, sehingga menjadi tidak sulit dalam memberikan edukasi maupun bersosialisasi antara Polri dan masyarakat.

Pembagian paket siri pinang kepada masyarakat yang melintas di jalan raya bahkan terhadap pelanggar lalu lintas khususnya orang asli Papua, semata-mata menjadi bahan edukasi oleh Satuan Lalu Lintas Polres Manokwari.

“Kemudian dalam kegiatan itu juga kita melaksanakan kegiatan pembagian paket bahan makanan dalam hal ini beras. Yang kami siapkan ada 50 paket bahanan makanan plus kami membagikan paket siri pinang untuk masyarakat asli Papua, entah itu yang melintas maupun yang menunggu proses tilang,” ungkap Iptu Subhan Ohoimas, Sabtu (26/11/2021) saat hendak melakukan operasi simpatik malam Minggu.

Selain paket siri pinang, Satuan Lalu Lintas Polres Manokwari juga membagikan paket makanan berupa beras kepada masyarakat.

Untuk hari ke 13 ini, Kasat Lantas Polres Manokwari menyebutkan sebanyak 10 unit kendaraan berhasil diamankan, terutama pada pelanggaran penggunaan helm, dan kewajiban membayar pajak senilai.

“Memasuki hari ke 13, kegiatan peningkatan disiplin berlalu lintas kita juga melaksanakan kegiatan simpatik di traffic light H.Bauw, ada 10 kendaraan yang berhasil kita amankan yaitu 9 pelanggaran helm dan 1 pelanggaran ketaatan membayar pajak,” sambungnya.

Tidak main-main juga, Satlantas Polres Manokwari langsung mengambil langkah tilang ditempat.

“Langsung kita tilang dan mengarahkan yang bersangkutan untuk melengkapi apa yang menjadi ketentuan dalam pasal yang kita kenakan,” sebutnya.

Pembagian bahan makanan dan pembagian sembako serta paket siri pinang ini sebagai wujud keinginan Polri untuk bersahabat dengan masyarakat. Oleh karena itu, melalui persahabatan ini masyarakat khususnya pengguna jalan raya lebih disiplin berlalu lintas.(PS-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *