‎Pesparawi XIV Jadi Momentum Tunjukkan Papua Barat Yang Aman dan Ramah

oleh -87 Dilihat

‎MANOKWARI, PapuaStar.com– Pelaksanaan Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional XIV di Manokwari tidak hanya menjadi ajang perlombaan dan persekutuan umat Kristiani dari seluruh Indonesia, tetapi juga menjadi momentum penting untuk menunjukkan wajah Papua Barat yang aman, damai, dan penuh keramahtamahan.

‎Kepala Suku Serui, Dalton Maniagasi, mengajak seluruh masyarakat Papua Barat, khususnya warga Manokwari, untuk bersama-sama mendukung dan menyukseskan pelaksanaan Pesparawi Nasional XIV yang saat ini berlangsung di Kota Manokwari.

‎Menurut Dalton, keberhasilan penyelenggaraan ajang nasional tersebut tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah dan panitia, tetapi juga seluruh elemen masyarakat yang menjadi tuan rumah.

‎”Sebagai tuan rumah, kita harus menjaga nama baik Papua Barat. Mari bersama-sama mendukung Pesparawi dengan memberikan tanggapan yang positif serta menciptakan suasana yang aman dan nyaman bagi seluruh peserta dan tamu yang datang dari berbagai provinsi di Indonesia,” ujar Dalton, Minggu (14/6).

‎Ia menegaskan bahwa masyarakat memiliki peran penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban selama kegiatan berlangsung. Karena itu, dirinya mengimbau seluruh warga untuk terus memelihara situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) agar tetap kondusif hingga seluruh rangkaian kegiatan berakhir.

‎Dalton juga menilai kehadiran ribuan peserta, ofisial, dan pendamping dari berbagai daerah merupakan kesempatan bagi Papua Barat untuk menunjukkan nilai-nilai persaudaraan, toleransi, dan keramahan masyarakat Papua kepada Indonesia.

‎”Pesparawi adalah kegiatan yang membawa pesan damai dan persaudaraan. Mari kita sambut para tamu dengan baik dan tunjukkan bahwa Papua Barat adalah daerah yang aman, damai, serta siap menjadi tuan rumah berbagai kegiatan nasional,” katanya.

‎Pesparawi Nasional XIV di Manokwari diikuti kontingen dari berbagai provinsi di Indonesia yang berkompetisi dalam sejumlah kategori lomba paduan suara dan musik gerejawi. Kegiatan ini diharapkan tidak hanya memperkuat iman dan kebersamaan umat, tetapi juga memberikan dampak positif bagi promosi daerah serta pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *