Pj.Gubernur Papua Barat Panen Perdana Sayur Bayam di Susweni 

oleh -154 Dilihat

MANOKWARI, PapuaStar.com – Lahan ketahanan pangan Susweni yang menjadi kebun percontohan untuk pangan lokal mulai membuahkan hasil. Hari ini, Jumat 2 Desember 2022, Pj Gubernur Papua Barat, Komjen Pol (P) Drs Paulus Waterpauw, M.Si mulai memanen sayur bayam, salah satu sayuran yang ditanam.

Pj.Gubernur Waterpauw menjelaskan konsep tumbuhan yang ditanam di lahan pangan Susweni dapat juga diterapkan di sekeliling rumah dengan menggunakan pot.

Sayuran ini tetap akan tumbuh dan membuahkan hasil. Tinggi sayuran hanya setengah sampai 1 meter. Ini juga bisa diterapkan di rumah dengan pot saja,” katanya, saat meninjau hasil kebun usai olahraga pagi.

Ia menjelaskan belajar dari daerah, misalnya New Zealand, terdapat ribuan hektar lahan terbuka dan masyarakat setempat hanya menanam rumput untuk makanan domba dan sapi.

Saya bermimpi, suatu saat nanti Papua Barat bisa seperti New Zealand. Ini semua diawali dengan semangat OPD dan staf yang diberikan tanggung jawab masing-masing.

Hasilnya, saat ini mulai tumbuh. Setiap Jumat, usai olahraga, kita tanam, kembali ke kebun dan panen. Sudah ada bayam yang di panen,” jelasnya.

Ke depan, dirinya akan melibatkan para ahli untuk membuat lahan tersebut menjadi lahan percontohan hingga laboratorium hidup dan dapat digunakan untuk pembelajaran mulai dari anak usia dini.

UNIPA dan para ahli dari balai akan membahas ini, dengan kearifan yang kita punya dan dapat dimanfaatkan baik. Ini masih tradisional. Namun dengan semangat yang ada, maka akan menjadi baik,” katanya.

Dia juga berharap kepada masyarakat yang memiliki tanah terlantar dan dibiarkan, agar bisa dimanfaatkan dengan baik. “Pemerintah akan membantu bibitnya.

Dikatakan, Menteri Pertanian sudah menyanggupi hal itu. Perlu apa? akan dibantu hingga bantuan peralatan modern bisa didatangkan,” jelasnya.

Mantan Wakil Gubernur Papua Barat, Muhammad Lakotani yang hadir di lokasi yang sama mengapresiasi langkah Pj Gubernur Papua Barat dengan memanfaatkan lahan tidur.

Ini sebuah langkah yang sesuai dengan daya dukung daerah. Kita punya lahan yang memadai dan banyak yang belum dimanfaatkan.

Langkah pak gubernur ini mengubah lahan kosong hingga berdampak luas bagi pemenuhan pangan di daerah. Ini menjadi contoh bagi masyarakat dan petani, kerja yang terukur, luar biasa dan menghasilkan,” ucap Lakotani. (PS-08)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *