Polda Papua Barat Hadirkan Motivator Berikan Motivasi Casis Bintara Otsus

oleh -98 Dilihat

MANOKWARI, PapuaStar.com – Polda Papua Barat memberikan motivasi terhadap 2.633 orang Casis Bintara Otsus, menghadirkan Paulus Winarto sang motivator dari Jakarta, di Convention center Arfak Polda Papua Barat, Selasa (22/06/2021)

Irwasda Polda Papua Barat, Kombes Pol Agus Budi Karyanto mengatakan, mereka diberikan wawasan pengertian bahwa ada yang berhasil dan tidak, yang berhasil tidak boleh sombong, Kapolda ingin mendidik anak -anak Papua lebih baik. Jangan seperti yang sudah – sudah, kita persiapkan mereka harus menerima kekurangan mereka, bukan berarti tidak lulus mereka gagal.

Namun itu adalah Kesuksesan yang tertunda, kita siapkan juga agar mereka tetap siap menghadapi hasil dari kekurangannya. Jika tidak lolos dapat diperbaiki dan mengikuti tahun depan, bukan berarti yang tidak lolos itu tidak ada harapan lagi,” jelasnya kepada sejumlah wartawan, di convention center Arfak Polda Papua Barat, Selasa (22/06/2021).

Bersyukur di Papua Barat mendapatkan jatah 1.500 orang menjadi Polisi, karena yang seharusnya hanya 200 orang saja setiap tahun Polda penerimaan polsi. Sedangkan Polda Papua Barat membutuhkan 6.000 Personel yang akan memakan waktu 30 tahun. Hanya 4 tahun saja personel disiapkan sudah terpenuhi dan bisa langsung bertugas menjaga keamanan Bangsa ini.

Oleh karena itu Polda Papua Barat menghadirkan motivator agar anak – anak ini bisa berhasil menjadi Komandan-komandan teladan. Kedepan mereka harus bisa bersaing hadapi anak-anak bangsa generasi muda lainnya dari seluruh Provinsi,” tutur Irwasda.

Setelah pendidikan akan kami bekali lagi agar siap operasional tes lagi bakatnya sesuai bidang masing – masing langsung ditempatkan di operasional masing – masing. Itulah maksud bapak Kapolda.

Saya tau persis bagaimana Kapolda Papua Barat Irjen Pol Tornagogo Sihombing memperjuangkan, mempersiapkan dan mengutamakan anak-anak Papua untuk semakin maju,” ujarnya.

Motivator Paulus Winarto menuturkan, ketika orang berjuang untuk mencapai sesuatu Ia membutuhkan tiga aspek yaitu : mental, teknis dan spiritual. Jadi lebih banyak membantu mempersiapkan mental dari calon Bintara otsus ini.

Jangan lagi ada perasaan minder dan tidak boleh ada yang menghina diri sendiri. Kita harus berusaha dan serahkan semua kepada Tuhan, apapun itu hasilnya karena Tuhan berkehendak yang terbaik di dalam hidup kita,” kata mantan wartawan Gatra ini kepada sejumlah wartawan, di ruang VVIP Convention center Arfak Polda Papua Barat, Selasa (22/06/2021).

Saya berusaha membangkitkan mental adik-adik yang mengikuti seleksi bintara otsus. Saya berpesan berjuanglah semaksimal mungkin karena masa depan ada ditangan kita sendiri. Harus berani bermimpi, berani mencoba kemudian berani gagal, berani berbeda, belajar, berbagi dan berdoa.

Aspek-aspek mental ini terus diperkuat, yang utama adalah berani gagal, jangan melihat kegagalan adalah akhir dari segalanya, dalam perjuangan hidup atau masa depan kita. Tapi itu semua adalah proses menuju pada kesuksesan,” ujar Dosen Sespim ini, yang merupakan putra daerah yang lahir dan besar di Sorong.

Menurut Winarto, yang tidak lolos seleksi, bisa mengikuti tes pada tahun berikutnya atau perjuangannya ada di pekerjaan yang lain. Paling utama di dalam hidup kita adalah menjadi orang yang bermanfaat bagi orang lain, kata kuncinya adalah itu dalam hidup.

Ia menambahkan, bedakan antara sukses, pencapaian dan pengakuan. Sukses adalah perjalanan untuk menjadi dan melakukan yang terbaik. Pencapaian adalah mimpi yang menjadi kenyataan, sedangkan pengakuan adalah pujian atau penghargaan yang kita terima atas pencapaian kita,” kata Paulus Winarto. (PS-08)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *