Proses Belajar Tatap Muka Tingkat SMA/SMK di Papua Barat Gunakan Metode Terbatas

oleh -107 Dilihat

MANOKWARI, PapuaStar.com – Pemerintah Provinsi Papua Barat melalui Dinas Pendidikan akan memberlakukan metode terbatas pada kegiatan belajar tatap muka bagi sekolah tingkat SMA dan SMK.

Pemberlakuan metode ini mengingat wilayah Papua Barat masih menerapkan PPKM Level 3, dan jumlah siswa yang mengikuti vaksinasi juga belum sampai pada presentasi yang diinginkan. Tentu pencegahan cluster baru penyebaran covid-19, menjadi atensi dalam proses belajar tatap muka.

“Tadi dalam Perjalanan, Bapak Gubernur sudah sampaikan kita tinggal lihat level saja. Ketika level kita turun di level II atau vaksin ini setelah tuntas berarti anak-anak yang tidak vaksin akan dibicarakan tersendiri. Tapi yang divaksin akan diatur jadwalnya tetap 50 persen,” ungkap Kadis Pendidikan Papua Barat, Barnabas Dowansiba, Senin (23/8/2021).

Mantan kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Manokwari itu mengaku, validasi data vaksinasi ditingkat pelajar akan menjadi acuan terlaksananya proses belajar tatap muka terbatas. Tidak saja tentang jumlah siswa, namun jadwal juga akan mengalami sedikit perubahan.

Barnabas mengaku, jika vaksinasi ditingkat pelajar sudah dilakukan secara menyeluruh, maka target proses belajar tatap muka terbatas akan berlangsung akhir September mendatang.

“Target saya awal bulan besok kita masih cek data, setelah itu antara pertengahan atau akhir kita akan rapat dengan semua kepala sekolah. Kita berharap akhir bulan besok kita sudah bisa mulai dengan kegiatan tatap muka terbatas itu,” Tutupnya.(PS-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *