Rapatkan TPID Bupati Hermus Indou Ingatkan 3 hal ini jelang Nataru

oleh -201 Dilihat

MANOKWARI, PapuaStar.com – Bupati Manokwari Hermus Indou memimpin jalannya Rapat Mingguan dengan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) guna mengantisipasi terjadinya inflasi menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru, Kamis (10/11/2022).

Bupati dalam arahannya mengingatkan bahwa inflasi di Manokwari beberapa waktu lalu sudah bisa ditekan. Namun beberapa waktu belakangan ini kembali naik. Itu disebabkan oleh dua sektor yakni ikan dan cabai.

Pada komoditi ikan, Bupati mengaku para nelayan masih minim dalam hal memproduksi ikan kepada masyarakat. Lebih ironis lagi, ikan dengan kualitas bagus di ekspor keluar daerah sementara ikan dengan kualitas rendah diberikan kepada masyarakat. Kondisi ini tidak akan terjadi lagi, Bupati memastikan pihaknya akan melakukan pengawasan ketat terhadap seluruh pendapatan nelayan. Sehingga tidak terjadi lagi inflasi di Manokwari.

Hal lain juga yang menjadi prioritas adalah ketersediaan BBM dengan harga yang murah bagi nelayan. Sehingga produksi ikan di Manokwari dapat dimaksimalkan.

“Kebiasaan yang tidak bagus saya lihat ikan yang bagus disimpan dan dikirim keluar, ini akan kita awasi. Kedepan penuhi kebutuhan kita baru dikirim keluar,” tegas Bupati Manokwari Hermus Indou.

Komoditi lain yang menyebabkan inflasi adalah harga cabai di pasaran. Bupati Hermus Indou berharap kegiatan yang telah dilakukan pada Bulan Bakti Gotong Royong terutama tanaman pengganti beras harus lebih di prioritaskan. Harga pangan pengganti beras di pasar tidak mengalami peningkatan.

“Harga cabai juga masih cukup tinggi. Kita memang belum mampu penuhi kebutuhan dalam daerah. Kegiatan menanam pangan pendamping beras saya harap dapat dimaksimalkan. Kalau bisa cabai di prioritaskan,” sambung Bupati Manokwari.

Disamping itu harga tiket pesawat diakui Bupati adalah salah satu faktor yang mempengaruhi inflasi di daerah. Oleh karena itu dirinya berencana akan menghibahkan lahan bandara agar digunakan untuk peningkatan penyediaan moda transportasi udara. Dengan demikian harga tiket pesawat akan lebih murah.

“Kami akan hibahkan tanah bandara kepada Kementerian Perhubungan sehingga bisa digunakan awal tahun 2024. Sehingga kita dapat penambahan flight maka berpotensi bagi harga tiket yang murah,” pungkasnya.

Bupati Hermus Indou berharap pertemuan TPID kali ini dapat menghasilkan solusi guna menekan inflasi dan melahirkan langkah-langkah konkrit terutama bagi ketersediaan pangan kepada masyarakat.(PS-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *