Tahun 2022 Pemkab Manokwari Selatan Mendapat Tambahan Pembangunan 12 Tower Dari Kementerian Kominfo

oleh -106 Dilihat

MANOKWARI SELATAN, PapuaStar.com – Tahun 2022 Pemerintah Kabupaten Manokwari Selatan mendapat kuota pembangunan tower sebanyak 12 unit dari pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian Kominfo. Untuk memastikannya, Dinas Kominfo Kabupaten Manokwari Selatan dalam waktu dekat akan mengunjungi Kementerian Kominfo di Jakarta.

Hal itu diungkap Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Manokwari Selatan Agus Saiba, kepada sejumlah wartawan di ruang kerjanya.

Agus menerangkan bahwa semabri menunggu keberangkatannya bersama tim ke Jakarta, pihaknya telah berkoordinasi dengan masyarakat dibeberapa titk yang akan dibangun menara tower.  Hasil koordinasinya, masyarakat kampung sudah bersedia dan menerima pembangunan tower tersebut, bahkan lahan untuk pembangunan tower telah disetujui oleh masyarakat pemilik hak ulayat.

“Tahun ini berjalan. Saya bersama Sekretaris dan Kepala Bidang yang menangani Infokom berencana untuk berangkat ke Jakarta. Sementara ini belum ada dana, sehingga kami menunggu proses pencairan untuk kami bertemu dengan Menteri Kominfo tentang 12 tower yang Kementerian sendiri antar ke provinsi Papua Barat,” beber Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Manokwari Selatan, Agus Saiba.

Lahan yang diberikan oleh masyarakat kampung untuk pembangunan tower seluas 20×20 meter per satu unit tower.

“Kami sudah survei tempat dan masyarakat antusias menyerahkan tanah luas 20 x 20 persegi untuk pembangunan 1 buah BTS,” tambahnya.

Tidak hanya 12 tower yang akan dibangun, namun 27 tower dengan tinggi mencapai 32 meter juga tengah disiapkannya lahan oleh masyarakat setempat. Adapun lokasi pembangunan tower ini akan tersebar di 6 Distrik.

“Tentang 27 tower dengan ketinggian 32 meter yang akan dibangun tahun 2022 ini juga, tersebar di 6 Distrik dan mereka sudah survei sampai Distrik terjauh seperti Isim, Tahota, Nenei, Ransiki, Oransbari dan Momiwaren. Kali ini terobosan yang diusulkan yakni ke pinggiran kota,” pungkasnya.

Tentunya pembangunan ini akan sangat mempermudah aktivitas komunikasi hingga ke masyarakat lain.

“Pembangunan jaringan ini untuk masyarakat yang berada di pinggiran kota bisa mengetahui program pemerintah ini seperti apa melalui berbagai sumber informasi,” tutup Kanit Pidum.(24/3/2003)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *