Wakil Ketua II DPR Papua Barat, Kunker di Fakfak Sekaligus Jaring Aspirasi

oleh -91 Dilihat

MANOKWARI, PapuaStar.com – Wakil Ketua II DPR Papua Barat Saleh Siknun di wilayah Daerah pemilihannya menjaring aspirasi masyarakat Kabupaten Fakfak, Kampung Pangwadar, Distrik Kokas, Minggu (30/7/2023).

Dalam pertemuan dengan masyarakat Pangwadar hadir juga beberapa kampung disekitarnya, ada

“Dalam pertemuan tersebut ada beberapa usulan dari masyarakat terkait dengan pembangunan fasilitas balai kampung, pembangunan jalan setapak dan jalan lingkungan, kemudian bantuan rumah ibadah dan fasilitas sarana olahraga,” tuturnya kepada PapuaStar.com melalui telepon selulernya, Minggu (30/07/2023).

Dalam pertemuan tersebut dengan masyarakat Pangwadar hadir juga beberapa kampung disekitarnya, selanjutnya Saleh Siknun serahkan check-list untuk pengurusan bantuan dari Provinsi Papua Barat tahun 2022.

“Jadi diusulkan ke Pemerintah Provinsi dan alhamdulilah ada jawaban. Untuk itu kita nencoba memfasilitasi mereka mempersiapkan dokumen-dokumen dan urusan selanjutnya proses ke Pemerintah provinsi,” jelas politisi Partai PDI-P Papua Barat.

Selanjutnya Siknun langsung kunjungan ke tempat-tempat yang di usulkan masyarakat untuk melihat dari dekat yaitu : pembangunan jalan ke areal TPI di wilayah Kampung Sosar, Distrik Kokas, dalam kunjungan tersebut ditemukan ada beberapa kapal nelayan yang berasal dari luar Fakfak yang sedang merapat di pelabuhan Kokas.

“Nah ini yang kami coba untuk mencari informasi, apakah kapal itu merapat karena kehabisan bahan bakar atau kebutuhan air minum dan lain sebagainya? Ataukah memang ada persoalan terkait dengan administrasi? Karena menurut laporan masyarakat, banyak kapal dari luar Fakfak yang melakukan operasi penangkapan ikan dengan tidak memiliki surat-surat,” bebernya.

Tentunya akan menindaklanjuti ke Dinas Perikanan Provinsi Papua Barat terkait dengan kapal-kapal yang beroperasi masuk di malam hari ke Kabupaten Fakfak terutama di Kokas dan Patipi. Ini masalah pendapatan daerah, maka kami akan berkoordinasi dan mencari tahu semuanya.

“Ini keluhan masyarakat karena sering terjadi pencurian ikan oleh kapal-kapal besar sehingga Pemerintah harus menyiapkan kapal patroli untuk bisa menanggulangi itu,” ucapnya.

Tak hanya pertemuan dengan masyarakat, kata Politisi PDI Perjuangan itu, dilanjutkan kunjungan ke lapangan futsal pemuda kampung Masina menggunakan dana swadaya masyarakat kampung dan ada dana kampung juga,

ukurannya kecil sehingga perlu ada bantuan dari pihak lain supaya ada perpanjangan dan pelebaran lapangan sehingga bisa memenuhi standar untuk lapangan futsal.

“Selanjutnya kunjungan untuk melihat Masjid Al Aqsa di Kampung Masina. Terus kemudian dihari yang sama juga, melakukan pertemuan dengan kelompok masyarakat yang lain di Kayu Merah, Distrik Fakfak Tengah,” tandasnya.

Dalam pertemuan itu, banyak yang mengusulkan terkait dengan bantuan modal usaha bagi ibu-ibu juga bantuan perikanan bagi kelompok nelayan karena disitu ada banyak kelompok nelayan di Kampung Kayu Merah itu. Dan juga bantuan untuk ibu-ibu Majelis Taklim,(PS-08)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *