Rolandra May : Akses Mudah Tanpa Biaya, Peserta JKN Rasakan Manfaat Nyata Penanganan TBC

oleh -75 Dilihat

MANOKWARI, PapuaStar.com-Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan merupakan wujud komitmen negara dalam menjamin akses layanan kesehatan yang adil dan merata bagi seluruh masyarakat Indonesia.

Melalui program ini, setiap peserta berhak memperoleh pelayanan kesehatan yang komprehensif, mulai dari upaya promotif dan preventif hingga kuratif dan rehabilitatif sesuai indikasi medis, tanpa terkendala biaya.
Rolandra May (26), peserta JKN dari segmen Penerima Bantuan Iuran (PBI) Pemerintah Daerah, menjadi salah satu contoh peserta yang telah merasakan manfaat nyata dari Program JKN.

Sebelumnya, ia hanya memanfaatkan layanan BPJS Kesehatan untuk keluhan ringan. Namun, kondisinya mengharuskannya menjalani pengobatan intensif hingga menjalani rawat inap di rumah sakit.

“Awalnya saya hanya merasa badan sangat lemas, kemudian disertai batuk berdahak yang berkepanjangan. Saya mengira hanya kelelahan biasa. Namun, karena tidak kunjung membaik, saya memutuskan untuk pergi ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) rumah sakit. Di sana, saya langsung mendapatkan penanganan, mulai dari pemeriksaan fisik, rontgen, hingga pengambilan sampel dahak untuk pemeriksaan lebih lanjut,” ujar Rolandra.

Selama proses pemeriksaan, ia mengaku mendapatkan pelayanan yang cepat, ramah, dan responsif dari tenaga kesehatan di fasilitas kesehatan. Berdasarkan hasil pemeriksaan, ia didiagnosis mengidap Tuberkulosis (TBC) dan harus menjalani pengobatan secara intensif.
Ia sempat menjalani rawat inap akibat kondisi fisiknya yang menurun.

Selama masa perawatan, Rolandra menjalani serangkaian pengobatan dan terapi khusus yang seluruhnya dijamin oleh BPJS Kesehatan. Tidak hanya pemeriksaan dan pengobatan, seluruh biaya tindakan medis hingga obat-obatan juga ditanggung tanpa biaya tambahan.

“Sejak awal saya tidak mengeluarkan biaya sama sekali. Semua proses, mulai dari pemeriksaan hingga rawat inap, dijamin oleh BPJS Kesehatan. Tanpa program ini, saya tidak mengetahui bagaimana harus menjalani pengobatan, mengingat TBC memerlukan biaya besar dan waktu pengobatan yang panjang,” ungkapnya.

Bagi Rolandra, pengalaman tersebut menunjukkan bahwa akses layanan kesehatan dapat diperoleh dengan mudah selama peserta mengikuti alur pelayanan yang berlaku, mulai dari Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) hingga proses rujukan ke rumah sakit.

Ia merasakan pelayanan yang memuaskan, dengan tenaga medis yang informatif, petugas yang ramah, serta perlakuan yang setara tanpa diskriminasi.
Ia menilai seluruh proses pelayanan berjalan lancar tanpa kendala.

Rolandra juga mengajak masyarakat untuk memanfaatkan berbagai fitur dalam Aplikasi Mobile JKN, khususnya fitur skrining riwayat kesehatan yang dapat membantu mendeteksi risiko penyakit sejak dini sebelum berkembang menjadi kondisi yang lebih serius.

“Saya berharap masyarakat semakin sadar bahwa jaminan kesehatan merupakan kebutuhan dasar yang perlu dipersiapkan sejak dini. Jangan menunggu sakit untuk merasakan manfaat Program JKN.

Selain itu, Aplikasi Mobile JKN sangat membantu, tidak hanya untuk layanan administrasi, tetapi juga melalui fitur skrining riwayat kesehatan yang dapat digunakan untuk mendeteksi potensi penyakit serius, seperti hipertensi, diabetes, hingga tuberkulosis (TBC),” tutup Rolandra.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *