OJK Papua Barat dan PBD Terus Memperkuat Literasi dan Inklusi Keuangan

oleh -79 Dilihat

TAMBRAUW, PapuaStar.com-Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Papua Barat dan Papua Barat Daya terus memperkuat literasi dan inklusi keuangan di kalangan generasi muda melalui kegiatan OJK Goes to School di SMKS Advent Sausapor, Kabupaten Tambrauw, Rabu (6/5).

Kegiatan bertema Cerdas Literasi Keuangan Digital, Hidup Sejahtera Menuju Indonesia Emas tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman pelajar mengenai pentingnya perencanaan keuangan, budaya menabung, serta kewaspadaan terhadap aktivitas keuangan ilegal, termasuk pinjaman online ilegal dan investasi ilegal.

Manajer Pengawasan Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi dan Pelindungan Konsumen serta Layanan Manajemen Strategis OJK, Stella Matitaputty, yang mewakili Kepala OJK Provinsi Papua Barat dan Papua Barat Daya, menegaskan bahwa literasi keuangan sejak usia sekolah menjadi fondasi penting dalam membentuk generasi muda yang disiplin, mandiri, dan bijak dalam mengambil keputusan keuangan.

“Pemahaman keuangan dan kebiasaan menabung sejak dini akan membantu pelajar menjadi generasi yang mampu mengambil keputusan keuangan secara bijak serta lebih terlindungi dari berbagai bentuk penawaran produk keuangan yang tidak sesuai ketentuan,” ujar Stella.

Kepala SMKS Advent Sausapor, Isak Yahya Yandeday, mengapresiasi pelaksanaan kegiatan edukasi keuangan tersebut. Menurutnya, tema yang diangkat sangat relevan dengan kebutuhan generasi muda yang dituntut melek teknologi agar mampu memanfaatkan produk dan layanan keuangan formal secara optimal dan bertanggung jawab.

“Kami akan menyampaikan manfaat Simpanan Pelajar (SimPel) kepada pimpinan yayasan dan menjadikannya sebagai program prioritas di sekolah kami untuk mendukung masa depan pelajar,” ujar Isak.

Sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan inklusi keuangan, kegiatan OJK Goes to School juga dirangkaikan dengan pembukaan rekening Simpanan Pelajar (SimPel) bagi para siswa.

Kegiatan tersebut diikuti lebih dari 200 peserta yang terdiri atas pelajar SD, SMP, dan SMK di bawah Yayasan Advent.

Selain pelaksanaan di sekolah, di hari yang sama OJK juga menggelar edukasi keuangan bagi jemaat Gereja Kristen Indonesia (GKI) El Tuto Klasis Abun sebagai bagian dari upaya memperluas literasi keuangan masyarakat di Kabupaten Tambrauw.
Ketua Klasis Abun, Pendeta Frans Mofu, S.Th., menyambut baik kehadiran OJK yang untuk pertama kalinya melaksanakan kegiatan edukasi keuangan secara langsung di Kabupaten Tambrauw.

OJK akan terus memperluas program literasi dan inklusi keuangan ke berbagai segmen masyarakat, khususnya generasi muda, guna mendukung terciptanya masyarakat yang lebih sejahtera, berdaya, dan terlindungi dari risiko aktivitas keuangan Ilegal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *