Bupati Manokwari Serahkan LKPD unAudited 2021 ke BPK RI Perwakilan Papua Barat

oleh -240 Dilihat

MANOKWARI, PapuaStar.com – Pemerintah Kabupaten Manokwari menyerahkan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) tahun 2021 di kantor Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Papua Barat, Kamis (17/3/2022).

Bupati yang di dampingi Sekretaris Daerah dan pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait tiba di Kantor BPK RI Perwakilan Papua Barat sekira pukul 09.35 WIT.

Bupati Manokwari Hermus Indou yang ditemui wartawan usai menyerahkan LKPD memberi apresiasi kepada BPK RI Perwakilan Papua Barat yang telah menjadwalkan penyerahan LKPD tahun 2021 oleh Pemda Manokwari.

Dirinya optimis bahwa penyajian Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Kabupaten Manokwari yang baru saja diserahkan tidak ada lagi perbaikan bahkan secara substansi telah memenuhi syarat yang ditentukan oleh BPK RI. Selanjutnya dirinya tinggal menunggu hasil pemeriksaan.

Bupati Manokwari Hermus Indou Bersama Rombongan Memasuki Gedung BPK RI Perwakilan Papua Barat.(PS-01)

“Kami berharap penyajian laporan keuangan kita sudah memenuhi standar dan juga secara substantif kualitas penyajiannya sudah memenuhi harapan dan akan ditindaklanjuti oleh BPK,” terang Bupati Hermus Indou.

Bupati berharap dalam proses pemeriksaan nantinya BPK RI Perwakilan Papua Barat dapat berkomunikasi dengan baik guna mendukung penataan keuangan daerah kearah yang lebih baik dan mampu mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang telah diraih sebelumnya.

“Kita juga berharap bisa mendapat bimbingan dari BPK RI terkait penataan keuangan daerah sehingga kedepan bisa kami pertahankan WTP kita,” pungkasnya.

Meski demikian, dalam penyusunan laporan keuangan Bupati mengaku banyak mengalami kendala salah satunya ketersediaan sumberdaya manusia. Oleh sebab itu, kedepan Hermus berjanji akan memperbaiki SDM disetiap OPD agar mampu mendukung penyusunan laporan keuangan dengan baik dan benar.

“Kendala kami banyak termasuk kapasitas SDM disetiap OPD oleh karena itu kita harus genjot supaya bisa menyusun laporan keuangan yang benar sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku,” tutup Hermus Indou.(PS-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *