Jelang Kedatangan Delegasi W20, Pemprov Papua Barat Mulai Koordinasi dan Matangkan Persiapan

oleh -118 Dilihat

MANOKWARI, PapuaStar.com – Pemerintah provinsi Papua Barat saat ini tengah melakukan koordinasi lintas sektor menjelang kunjungan delegasi dari 4 negara asing yang akan mengikuti W20 pada tanggal 8 Juni mendatang.

Penjabat Gubernur Papua Barat yang ditemui insan pers menjelaskan bahwa baru 3 delegasi yang sudah dipastikan datang diantaranya Australia, Italia dan Jepang. Sementara untuk delegasi dari Norwegia masih menunggu konfirmasi kehadiran.

Untuk persiapannya kata Waterpauw, pemerintah provinsi Papua Barat telah membentuk panitia yang dipimpin oleh Asisten II Setda Papua Barat Melkias Waerinussa. Selama kurang lebih 4 hari, sejumlah delegasi akan hadir di Manokwari. Selain duta negara asing, sedikitnya 75 orang delegasi dari beberapa provinsi di Indonesia juga turut diundang.

Kehadiran para duta-duta dari luar negeri maupun dalam negeri ini akan melihat sejauh mana keberhasilan negara dan pemerintah Indonesia dalam mendorong pembangunan di tanah Papua dan Papua Barat. Sebab berkembang di meja internasional Papua dan Papua Barat banyak isu-isu negatif yang berdampak pada minimnya pembangunan yang dilakukan oleh pemerintah Indonesia.

Namun demikian, Komjen Pol (Purn) Drs. Paulus Waterpauw berjanji akan menunjukan fakta bahwasanya negara dan pemerintah Indonesia tidak menutup mata terhadap pembangunan di tanah Papua dan Papua Barat.

“Saya ingatkan juga sebenarnya kehadiran delegasi ini kita lebih banyak menunjukan keberhasil pembangunan yang ada di Papua dan Papua Barat. Karena isu tentang Papua dan Papua Barat itu lebih banyak ke hal-hal yang dianggap berkaitan dengan kehidupan yang masih lampau, konflik-konflik itu yang selalu diangkat di negara sahabat. Melainkan ada keberhasilan Negara dan pemerintah Republik Indonesia membangun Papua,” beber Penjabat Gubernur Papua Barat Komjen Pol (Purn) Drs. Paulus Waterpauw, Rabu (25/5/2022).

Tidak hanya itu, kreativitas anak bangsa juga akan diakomodir oleh Bank Indonesia Kantor Cabang Papua Barat dalam kunjungan para duta-duta tersebut. Ini semata-mata untuk menghilangkan pemikiran negatif terhadap tanah Papua dan Papua Barat.

Beberapa sentral pariwisata juga akan terakomodir. Pada prinsipnya pemerintah provinsi Papua Barat akan menjual hasil pembangunan oleh negara dan pemerintah diatas tanah Papua dan Papua Barat.

“Kita juga akan tunjukan hasil karya anak bangsa dalam bentuk hasil binaan UMKM kepada mama, remaja yang sudah berhasil dan itu diakomodir oleh Bank Indonesia Cabang Papua Barat,” ungkapnya.

“Beberapa titik sentral pariwisata itu juga bagian yang akan diperjelas untuk para perwakilan delegasi ini. Intinya kita jualan bagaimana perhatian pemerintah dan negara terhadap Papua dan Papua Barat. Jangan mereka hanya tahu isu-isu yang lain,” pungkas mantan Kapolda Papua Barat itu.

Selama berada di wilayah Papua dan Papua Barat, Komjen Pol (Purn) Drs. Paulus Waterpauw memastikan jaminan keamanan dan ketertiban terhadap duta-duta tersebut. Sehingga W20 dapat dinikmati oleh para delegasi dari luar negeri maupun dalam negeri itu.

“Dari sisi ketertiban dan keamanan, kami siap mendukung kehadiran delegasi ini. Hal yang berkaitan dengan aktivitas rombongan, kita dukung penuh. Kita berharap ada MoU yang juga mereka buat untuk memastikan isu-isu konflik itu tidak ada,” tutup Waterpauw.(PS-08)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *