PPKM di Perpanjang, Gubernur Papua Barat : Aktivitas Longgar, Prokes ‘Harga Mati’

oleh -105 Dilihat

MANOKWARI, PapuaStar.com – Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di wilayah Papua Barat kembali di perpanjang. Hal itu diungkapkan Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan, saat kunjungan ke Kabupaten Manokwari Selatan, Kamis (22/7/2021).

Sebelumnya kata Gubernur bahwa, PPKM Darurat yang berlaku di Kabupaten Manokwari dan Kota Sorong sudah berakhir. Sama halnya dengan kabupaten lain yang memberlakukan penyekatan. Namun demikian, selama kurun waktu dua pekan dilaksanakannya PPKM dan penyekatan, rupanya dinilai belum berhasil menekan angka kasus penularan Covid-19. Olehnya itu, pemerintah secara berjenjang kembali memperpanjang pelaksanaan PPKM.

Perpanjangan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) kedua ini akan berlangsung hingga tanggal 25 Juli mendatang.

“PPKM Darurat di Manokwari dan Kota Sorong serta kabupaten lain yang diperketat dimulai sejak tanggal 5 Juli lalu sudah berakhir kemarin tanggal 20 Juli. Kemudian secara nasional masih di lanjutkan sampai dengan tanggal 25 Juli,” ujar Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan.

Dengan adanya perpanjangan PPKM ini, masyarakat bahkan para pelaku usaha dan instansi pemerintah mendapat sedikit dispensasi dalam melaksanakan aktivitas. Yang mana sebelumnya, seluruh pelaku usaha, instansi pemerintah di instruksikan untuk mengurangi durasi waktu beraktivitas, guna menekan penularan Covid-19 yang sempat kembali mengganas.

“Tetapi aktivitas masyarakat sudah mulai longgar, tidak seperti yang dari tanggal 5 sampai tanggal 19 itu,” pungkas mantan Bupati Manokwari itu.

Meski mendapat toleransi untum beraktivitas, Gubernur Papua Barat Drs. Dominggus Mandacan mengingatkan agar aktivitas masyarakat tidak harus melupakan protokol kesehatan. Sebab, taat terhadap protokol kesehatan dalam hal ini penggunaan masker dan mencuci tangan serta menghindari kerumunan, merupakan salah satu langkah jitu untuk memutus penularan virus korona.

“Aktivitas masyarakat, pemerintahan, dunia usaha dan pasar yang tadinya kita tutup, sudah bisa jalan sampai jam 9 malam, tetapi tetap menerapkan protokol kesehatan,” tutup Mandacan. (PS-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *