MANOKWARI, PapuaStar.com-Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) terus memperkuat perannya sebagai pilar utama dalam menjamin pemenuhan kebutuhan pelayanan kesehatan masyarakat yang layak dan terjangkau. Hal tersebut tercermin dari pengalaman salah satu peserta JKN asal Distrik Numfor Timur, Kabupaten Biak, yaitu Florencia Sada (15), yang terdaftar sebagai anak peserta pada segmen Pekerja Penerima Upah (PPU). Ia menyampaikan pengalamannya saat menjalani perawatan di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Papua Barat akibat penyakit demam tifoid (tipes) yang dideritanya.
Florencia mengungkapkan bahwa gejala awal yang dialaminya berupa demam tinggi yang tidak kunjung mereda meskipun telah beristirahat di rumah. Selain itu, ia juga merasakan nyeri pada bagian perut yang menyebabkan kondisi tubuhnya semakin melemah. Melihat kondisi tersebut, pihak keluarga segera membawanya ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) untuk mendapatkan penanganan dan pemeriksaan medis lebih lanjut.
“Awalnya saya mengira kondisi tersebut hanya kelelahan biasa. Namun, demam yang saya alami tidak kunjung mereda dan tubuh terasa sangat lemah. Selain itu, saya juga sering merasakan mual dan kehilangan nafsu makan. Hingga akhirnya, keluarga membawa saya ke rumah sakit, dan dokter menyampaikan bahwa saya didiagnosis menderita tipes sehingga perlu menjalani perawatan rawat inap,” tutur Florencia.
Selama menjalani perawatan rawat inap, Florencia senantiasa didampingi oleh keluarganya. Kehadiran keluarga memberikan ketenangan serta menumbuhkan semangat bagi dirinya untuk segera pulih. Ia juga menyampaikan bahwa selama masa perawatan tidak mengalami kendala berarti. Dokter secara rutin melakukan kunjungan (visit) untuk memantau perkembangan kondisi kesehatannya, perawat memberikan pelayanan dengan sigap, serta seluruh kebutuhan obat-obatan terpenuhi sesuai dengan indikasi medis.
“Setiap hari dokter melakukan kunjungan untuk memantau kondisi saya sekaligus menjelaskan perkembangan kesehatan yang saya alami. Obat-obatan yang diberikan juga sesuai dengan kebutuhan. Selain itu, pelayanan yang diberikan oleh perawat sangat baik dan responsif,” jelasnya.
Florencia menyampaikan bahwa dirinya sempat merasa khawatir tidak dapat memperoleh pelayanan kesehatan karena harus menjalani perawatan di luar wilayah domisilinya.
Namun, kekhawatiran tersebut tidak terbukti. Berkat kepesertaan JKN yang aktif, ia tetap dapat mengakses layanan kesehatan secara optimal sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Ia juga mengungkapkan bahwa selama menjalani perawatan, dirinya tidak merasakan adanya perbedaan perlakuan dibandingkan dengan pasien lainnya. Seluruh pelayanan yang diterima diberikan secara adil, profesional, dan sesuai dengan prosedur medis, sehingga memberikan rasa aman dan nyaman selama proses pengobatan.
“Fasilitas kesehatan saya masih terdaftar di Biak, sehingga sempat khawatir tidak dapat mengakses layanan di Manokwari. Namun, seluruh proses administrasi berjalan lancar dan saya tetap mendapatkan pelayanan yang sangat baik tanpa perbedaan.
Dokter dan perawat melayani secara profesional dan ramah. Terima kasih kepada Pemerintah, BPJS Kesehatan, dan pihak rumah sakit atas bantuan yang diberikan,” tuturnya.
Menutup perbincangan, Florencia berharap agar program JKN terus berlanjut dengan
Post Views: 78