Dorong Inovasi Anggotanya, Dandim 1801/Manokwari Dapat Apresiasi

oleh -91 Dilihat

MANOKWARI,PapuaStar.com – Diikuti sebanyak 40 personel Perwira Staf,Danramil dan Babinsa tercakap,Panglima Kodam XVIII/Kasuari Mayjen TNI I Nyoman Cantiasa menyambut baik dilaksanakannya kegiatan Binsiap APKOWIL Kodim 1801/Manokwari dalam bentuk seminar motivasi, pelatihan dan pembekalan soft skill bidang komunikasi sosial ke masyarakat oleh para Danramil dan Babinsa Kodim 1801/Manokwari yang berlangsung selama 2 hari, dari tangal 3 hingga 4 Juni 2021 di aula Lapangan tembak Jl. Brawijaya Manokwari Barat, Kabupaten Manokwari,Kamis (03/06/2021).

Dalam arahannya, Pangdam XVIII/Kasuari menjelaskan bahwa pihaknya sangat mendukung gagasan inovasi Dandim 1801/Manokwari, Kolonel Arm Airlangga guna meningkatkan kapasitas anggota TNI, dalam upaya meningkatkan kemampuan serta melaksanakan tugas-tugas atau kegiatan komunikasi kepada masyarakat .

Oleh karena itu lanjut Mayjen TNI I Nyoman Cantiasa bahwa dengan pendekatan yang tepat sasaran dan dengan kemampuan berkomunikasi yang mampu membuka cara pandang masyarakat, dirinya optimis, bahwa distorsi atau hambatan komunikasi yang selama ini terjadi, yang menyebabkan terjadinya resistensi masyarakat terhadap kegiatan teroritorial TNI dapat diminimalisir.

“Para anggota Babinsa adalah garda terdepan dalam menunjang efektifitas program-program TNI yang bersentuhan langsung dengan aktivitas sosial masyarakat. Oleh karenanya, selain diperlukan kemampuan dan strategi pendekatan efektif terhadap masyarakat,  juga dibutuhkan secara kreativitas untuk mendorong terciptanya pola berfikir yang mampu merangsang tumbuhnya produktifitas kemampuan atau potensi masyarakat yang dibarengi dengan kemauan dan kepercayaan diri,” ujar Pangdam XVIII/Kasuari.

Seirama, Dandim 1801/Manokwari, Kolonel Arm Airlangga saat membuka acara mengatakan, bahwa strategi dan metode dalam pendekatan komunikasi terhadap masyarakat, khususnya di level basis community sangat penting dipahami oleh prajurit TNI. Menurutnya, hal ini penting karena prajurit TNI dalam mengemban misi pembinaan teritorial, memerlukan sinergi dan kolaborasi konstruktif dengan menyelami langsung karakteristik dan kebiasaan serta kearifikan lokal diwilayah tugas.

Tanpa pendekatan dan strategi komunikasi yang efektif terhadap kelompok masyarakat, menurut Airlangga, mustahil misi pembinaan teritorial untuk meningkatkan potensi dan kesejahteraan masyarakat dan program mengamankan kebijakan pemerintah dalam mengemban misi pemberdayaan masyarakat sekaligus menjaga stabilitas wilayah keamanan diwilayah tugas dapat terlaksana secara efektif, tepat guna dan tepat sasaran.

“Kegiatan ini adalah training of trainer. Peserta atau anggota satuan Babinsa ini adalah anggota TNI terpilih yang selama ini bertugas melakukan komunikasi sosial dan pembinaan teritorial kepada masyarakat. Ini adalah upaya Kodim 1801/mkw untuk mencari formula efektif pendekatan ke masyarakat. Pola Ini akan menjadi program yang diharapkan bisa berlanjut, Perwira Staf,Danramil dan Babinsa yang mengikuti acara ini, diharapkan nanti bisa mempraktekkannya dilapangan, sambil berperan aktif menularkan kemampuan dan pengalamannya kepada satuan anggota Babinsa lainnya,” jelas Dandim 1801/Manokwari. PS-01

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *